Kreasi Unik Menata Makanan Agar Anak Lahap Makan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Seringkali  ibu dibuat pusing karena anaknya tidak mau melahap apa yang telah dimasak dan disiapkannya. Terutama jika menu yang disajikan berisi makanan sehat nan bergizi, sepeti sayuran.

Tentunya sebagai setiap ibu pasti menginginkan anaknya mendapatkan gizi dan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan si kecil. Ketika anak-anak menolak untuk makan, ibu pasti mencari berbagai cara untuk membujuk anaknya agar mau makan.

Mulai dari menyuapinya dengan cara yang berbeda, memotongnya lebih kecil agar tak terlalu terlihat sang anak, mencampur sayuran dengan makanan kesukaan sang anak sampai menghias makanannya agar terlihat menarik di hadapan anaknya.

Sebagai referensi, berikut hasil karya Daryna Kossar dalam menghias buah dan sayuran sehingga anak-anak tertarik untuk melahapnya. (Mutiara Putri Kinasih)

Berikut tampilan kreasi Daryna Kossar menghias buah dan sayuran agar anak-anak senang memakannya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini