Inggris Berduka, Ratu Elizabeth II Wafat di Usia Ke-96 Tahun

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Negara Inggris berduka. Pasalnya, mereka telah kehilangan sosok ratu yang telah memimpin selama 70 tahun. Ratu Elizabeth II resmi dinyatakan wafat pada Kamis, 8 September 2022 sore waktu setempat oleh pihak Istana Buckingham.

Belum diketahui pasti apa penyebab meninggalnya Ratu Elizabeth II, namun, kejadian ini berawal ketika kondisi kesehatan ratu menurun pada Kamis pagi. Pihak kerajaan menyatakan bahwa Ratu tengah berada dalam pengawasan dokter kerajaan. Tim dokter menyebutkan bahwa mereka merasa khawatir dengan kesehatan sang ratu, oleh sebab itu, Ratu tetap berada dalam pengawasan ketat medis.

Sesaat setelah pengumuman tersebut, seluruh anggota keluarga pun perlahan datang ke Kastil Balmoral, Skotlandia, tempat di mana Ratu ini dirawat. Seperti Pangeran Charles bersama istrinya Camilla, Pangeran William bersama istri Kate Middleton, dan juga Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle.

Pangeran Charles, putra tertua langsung didaulat menjadi raja, menurut protokol berabad-abad kerajaan, dengan sebutan Raja Charles III. Sedangkan istrinya, Camilla, menjadi permaisuri. Pangeran Charles sendiri mengungkapkan kesedihannya. Ia menggambarkan meninggalnya sang ratu sebagai momen kesedihan terbesar.

Kepergian Ratu Elizabeth II meninggalkan tiga orang putra, satu orang putri, delapan cucu, dan 12 cicit. (Zerena Rahayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini