MATA INDONESIA, JAKARTA – Desa Arborek bangkit sebagai pelopor di antara 18 desa yang indah di Papua Barat yang telah memulai mengembangkan peraturan lokal mengenai konservasi laut berbasis kemasyarakatan.
Dengan populasi hanya 197 jiwa, interaksi dengan penduduk setempat adalah pilihan Homestay yang tersedia di pulau ini. Menemukan keindahan bawah laut tidak begitu sulit di sini. Desa Arborek sangat menarik baik di bawah air maupun di desa itu sendiri. (Mochamad Rizal Saputra)
Berikut tampilan Desa Arborek yang mempesona di Raja Ampat :
1 dari 10

Desa Wisata Arborek terletak di MeosMansar, Papua Barat. Untuk mencapai lokasi ini, lebih mudah untuk memulai perjalanan Anda dari Sorong. (instagram/kampungwisataarborek)

Untuk transportasi laut, kapal yang tersedia di Pelabuhan Sorong adalah Dorolonda, Labobar, Gunung Dempo, Sinabung, dan Tatamailau. (instagram/kampungwisataarborek)

Dari Waisai, Anda dapat melanjutkan perjalanan kurang dua jam dengan menggunakan longboat sewaan. Longboat dapat dipesan melalui homestay atau toko peralatan diving. (instagram/kampungwisataarborek)

Desa wisata ini tidak terlalu luas dalam hal luasnya. Luasnya mencakup sekitar 7 hektar, sehingga tidak akan mengambil banyak waktu dan energi apabila melakukan perjalanan di sekitar desa. (instagram/kampungwisataarborek)

Ada sekitar 40 keluarga yang tinggal di desa. Jika Anda tinggal di desa, akan semakin menambah keakraban dengan penduduk sekitar. (instagram/kampungwisataarborek)

Dikenal sebagai Desa Wisata Arborek, masyarakat di desa ini dikenal atas kerajinan dalam membuat topi dan tas string. (instagram/kampungwisataarborek)

Untuk snorkeling, Anda tidak perlu melakukan perjalanan jauh karena Anda dapat menemukan dunia bawah laut yang menarik bahkan di dermaga Arborek. (instagram/kampungwisataarborek)

Untuk menyelam, akan memakan waktu sekitar 15-20 menit dengan perahu bermotor ke tempat menyelam. (instagram/kampungwisataarborek)