5 Game Ini Dinilai Bahaya Bagi Penggunanya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA Video game saat ini tidak terhitung lagi jumlahnya. Ada jutaan video game berbagai tema yang beredar di dunia. Hal tersebut memudahkan pemain untuk memilih game sesuai selera. Ada banyak tema video game yang dapat dipilih seperti actionhorror, petualangan, berternak, berkebun, fashion, dan lain sebagainya.

Namun tidak jarang sebuah video game, dapat menimbulkan kontroversi hingga terpaksa dilarang beredar. Alasan pelarangan video game juga beragam. Dimulai dari isi konten yang memuat kekerasan, hingga mencontohkan perilaku tak terpuji.  (Mutiara Putri Kinasih)

Berikut tampilan 5 game yang dinilai paling berbahaya di dunia:

  1. MantHunt

Pada tahun 2008, MantHunt 2 sempat dilarang beredar. Sebab dalam game tersebut terdapat konten sadisme. Rockstar selaku developer MantHunt 2 sempat merilis versi revisinya. Namun hal tersebut tidak mengubah apapun. Sebab walaupun versi revisi telah dirilis, MantHunt 2 tetap dilarang.

2. Postal

Postal adalah sebuah game yang mengusung konsep ‘first-person shooter.’ Game ini menampilkan beberapa adegan yang sangat mengerikan. Postal akan mengajak pemain untuk menembak banyak pekerja, maupun warga sipil yang diceritakan sedang ‘mengamuk,’ disebuah wilayah Irlandia.

Bahkan warga sipil dan pemberontak digambarkan saling menaikkan produksi obat terlarang. Obat-obatan terlarang itu digunakan untuk keperluan terorisme.

3. Call of Duty

Game ini terkenal akan peperangan yang super keren. Namun sayangnya, beberapa negara menilai bahwa latar belakang Call of Duty, telah mengubah sejarah. Hal tersebut lantaran lokasi dan waktu yang digunakan dalam tema perang, biasanya diadaptasi pada saat zaman peperangan di suatu negara.

Versi paling kontroversial dari Call of Duty adalah, ‘Modern Warfare 2’ dan ‘Black Ops’. Walaupun kedua seri Call of Duty tersebut menuai kontroversi, namun tidak dapat dipungkiri bila seri tersebut menuai untung sangat besar. Bahkan game tersebut menjadi laris di pasaran.

4. Left 4 Dead 2

Left 4 Dead 2 tidak menyertakan label peringatan. Dalam sebuah game yang mengandung unsur kekerasan di dalamnya, sebenarnya wajib menyertakan label.

Label tersebut berupa himbauan, agar game hanya dimainkan oleh orang dewasa berusia 18 tahun keatas. Selain itu, Left 4 Dead 2 juga kerap memuat gambar yang berlebihan. Beberapa gambar kontroversial game tersebut seperti detail luka, zombie dan bahkan tumpukan mayat.

5. Bully

Hal tersebut lantaran game ini dapat memicu anak sekolah, untuk berbuat keonaran dan melakukan pembullyan di sekolah. Selain itu game Bully ini juga bisa merusak moral generasi muda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Renovasi Hunian Layak untuk Papua, Strategi Pemerintah Percepat PemerataanPembangunan

Oleh : Loa Murib Renovasi hunian layak di Papua bukan sekadar program fisik pembangunan rumah, melainkanstrategi besar pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkankualitas hidup masyarakat di Tanah Papua. Di tengah berbagai tantangan geografis, sosial, danekonomi, kebijakan perumahan yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadifondasi penting untuk memastikan bahwa kesejahteraan tidak hanya terpusat di wilayahperkotaan Indonesia bagian barat, tetapi juga menjangkau wilayah timur secara adil danberkelanjutan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Perumahandan Kawasan Permukiman yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan dukungannya terhadap realisasiprogram Tiga Juta Rumah yang menjadi inisiatif Presiden Prabowo Subianto. Program tersebutdinilai strategis karena menyasar kebutuhan dasar masyarakat, terutama kelompokberpenghasilan rendah, melalui penyediaan hunian terjangkau dan layak huni. Dorongan kepada pemerintah daerah untuk memaksimalkan peluang program tersebut menjadisinyal kuat bahwa pembangunan perumahan tidak dapat berjalan parsial. Tito Karnavianmemandang bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab langsung dalam mengangkat harkatdan martabat masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak. Dukungan regulatif pun diperkuat dengan kebijakan pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang harusditetapkan melalui peraturan kepala daerah. Langkah ini menunjukkan bahwa percepatanpembangunan bukan hanya soal anggaran, tetapi juga penyederhanaan birokrasi dankeberpihakan kebijakan. Optimalisasi Mal Pelayanan Publik di daerah juga menjadi instrumen penting untuk memangkaswaktu dan biaya perizinan. Dengan proses yang lebih cepat dan transparan, pembangunan rumahbagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat segera direalisasikan tanpa terhambat proseduradministratif yang berlarut-larut. Pendekatan kolaboratif antara pusat dan daerah inilah yang menjadi kunci agar program nasional benar-benar berdampak nyata di lapangan. Di Papua, respons terhadap kebijakan tersebut tampak progresif. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi siap menggenjot program bantuanperumahan melalui berbagai skema, mulai dari rumah subsidi, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pembangunan rumah susun. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerahtidak sekadar menjadi pelaksana, tetapi juga mitra aktif dalam merancang solusi yang sesuaidengan karakteristik sosial budaya masyarakat Papua. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan kebutuhan perumahan di Papua masih cukuptinggi. Kondisi ini tidak terlepas dari realitas sosial di mana satu rumah kerap dihuni olehbeberapa generasi sekaligus. Dalam konteks budaya Papua yang menjunjung tinggi ikatankekerabatan, pola hunian multigenerasi menjadi hal lumrah. Namun di sisi lain, keterbatasanruang dan kualitas bangunan yang belum memadai dapat berdampak pada kesehatan, kenyamanan, serta produktivitas keluarga. Karena itu, target pembangunan dan renovasi rumah di Papua pada 2026 menjadi langkahstrategis. Direncanakan sekitar 14 ribu unit rumah akan dibangun melalui berbagai skemabantuan, dengan tahap awal mencakup sekitar 2.100...
- Advertisement -

Baca berita yang ini