Timnas Indonesia Bungkam Myanmar 4-1, Ini Kata Shin Tae-yong

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Timnas Indonesia berhasil memang dengan skor 4-1 dalam laga uji coba dengan Myanmar di Emirhan Sports Complex, Antalya, Turki, Kamis, 25 November.

Empat gol itu dicetak oleh Ricky Kambuaya menit ke-5, Irfan Jaya pada menit ke-12, Witan Sulaeman di menit ke-33, dan Ezra Walian melalui titik penalti pada menit ke-55′. Sementara satu gol Myanmar dicetak oleh Hlaing Bo Bo menit ke-73.

Atas kemenangan ini, Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-Yong, mengapresiasi pemain yang dinilanya sudah bekerja keras.

“Terima kasih kepada pemain atas kemenangan ini, namun tetap ada evaluasi. Kemenangan telak atas Myanmar jelas membuat kepercayaan diri pemain semakin oke jelang mengikuti Piala AFF 2020 nanti,” katanya.

Pelatih asal Korea Selatan ini menyoroti beberapa kesalahan yang sempat dilakukan pemain di babak kedua. Menjelang pertandingan berakhir pemain capek dan sedikit kurang fokus.

“Pemain akan terus saya ingatkan untuk tidak boleh membuat kesalahan-kesalahan elementer. Hari ini kami juga memasukkan Cahya Supriadi sebagai kiper cadangan karena Syahrul Fadil dalam kondisi tidak oke,” katanya.

Ini merupakan uji coba kedua di pemusatan latihan di Turki. Sebelumnya Evan Dimas dan kawan-kawan kalah 0-1 dari Afghanistan.

Pada uji coba selanjutnya, Timnas Indonesia akan melawan Antalyaspor pada 28 November. Setelah itu skuad Garuda akan terbang ke Singapura pada 1 Desember 2021 untuk mengikuti Piala AFF2020.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini