The Power Of Netizen +62! Akun Instagramnya Hilang, Bek Thailand Ini Minta Maaf ke Netizen Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Netizen Indonesia dikenal bar-bar ketika memberikan komentar. Terbukti, salah satu akun Instagram pemain Thailand, Jonathan Khemdee hilang setelah mendapat banyak report.

Jonathan menjadi sasaran amarah netizen Indonesia usai laga semifinal SEA Games 2021 antara skuat Garuda Muda melawan Thailand yang berakhir untuk kemenangan Tim Gajah Putih 1-0.

Netizen Indonesia kesal dengan ulah provokatifnya di lapangan yang memancing amarah pemain Indonesia. Provokasi Jonathan berujung pada keributan yang terjadi antar pemain. Wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah untuk Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto.

Netizen Indonesia beramai-ramai menyerang akun Instagram Jonathan, @jonathankhemdee17. Setelah banyak yang me-report, akun tersebut hilang.

Akhirnya Jonathan memilih membuat akun baru. Padahal, aku sebelumnya sudah punya sekitar 50 ribu followers. Melalui Instagram Story akun barunya, @jonathan.khemdee_, dia meminta maaf pada netizen Indonesia.

“Pertama-tama, saya ingin minta maaf kepada semua fans sepak bola di Indonesia atas aksi yang tak seharusnya saya lakukan di lapangan,” tulisnya.

“Tolong pahami bahwa manusia tak luput dari kesalahan,” ujar pemain keturuan Denmark itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini