Surya Paloh Peluk Erat Puan Maharani Sebelum Mulai Pertemuan Nasdem dan PDIP

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Darma Paloh memeluk ketika Ketua bidang Politik dan Keamanan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani tiba di kantor Nasdem, Senin 22 Agustus 2022, pagi.

Sebelumnya, Surya Paloh yang menunggu Puan di dalam gedung tersebut terlihat tersenyum sumringah saat melihat sosok Puan yang menghampiri dari kejauhan.

Tangan kanan Paloh tampak dilambaikannya ke arah Puan dan ketika mereka sudah dekat tiba-tiba kedua tangan Surya Paloh memeluk erat Puan.

Suasana cair juga ditunjukkan Paloh saat mereka berjalan ke ruan pertemuan.

Surya Paloh tampak merangkul pundak Puan dan sambil berjalan mereka terlihat berbincang santai.

Namun, pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup untuk jurnalis.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )*Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satu elemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utama lahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing tinggi.Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuh aspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaan tata kelola pendidikan. Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku.Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini