Stok Minyak Subsidi Pemerintah sempat Tipis di Jogja, Disdag Lakukan Komunikasi Tambah Stok Minyak di Distributor

Baca Juga

Mata Indonesia, Yogyakarta – Keberadaan Minyakkita atau minyak subsidi di pasar-pasar Kota Jogja dilaporkan menipis beberapa hari terakhir.

Namun Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja sudah memastikan lagi ketersediaan Minyakkita di tingkat distributor di Kota Jogja.

Kabid Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan, Disdag Kota Jogja, Sri Riswanti menegaskan bahwa dia telah melakukan pemantauan.

“Untuk pantauan stok yang kami lakukan di distributor, ada dalam jumlah cukup. Memang seminggu yang lalu sempat ada keterlambatan pengiriman yang akhirnya berimbas terhadap stok,” ungkapnya dihubungi Sabtu 15 April 2023.

Riswanti memastikan keberadaan Minyakkita masih cukup di gudang-gudang distributor yang tinggal dikirim ke pasar.

“Kalau jumlahnya tidak bisa langsung, karena distributornya banyak,” katanya.

Riswanti berharap, pasokan Minyakkita atau minyak subsidi yang masuk ke Kota Jogja mencukupi kebutuhan warga.

“Untuk berapa lamanya yang jelas pasokan untuk kuota Kota Jogja mulai masuk. Semoga mencukupi, dan tentunya di-support ketersediaan selain merek Minyakkita, terangnya.

Riswanti kemudian mengatakan, masyarakat dapat memperoleh Minyakkita di kios Segoro Amarto yang tersebar di beberapa pasar di Kota Yogyakarta.

“Silahkan kapan-kapan dicek ke kios Segoro Amarto, harapannya jika titik pantau barang ada, di pasar juga ada,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini