Sabtu Sore Maluku Utara Diguncang Gempa Dangkal dengan Kekuatan 5,1

Baca Juga

MATA INDONESIA, MALUKU UTARA – Sabtu, 8 Januari 2022, sore, Maluku Utara diguncang gempa dengan magnitudo 5,1 yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah sekitar.

Menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada di kedalaman 10 km dan berjarak 8 km barat laut dari Kabupaten Halmahera Utara sekitar pukul 16.53 WIB.

Guncangan yang berkategori gempa dangkal tersebut dirasakan di beberapa daerah seperti Tobelo, Ternate, Weda, dan Jailolo dengan intensitas III MMI.

Sementara di Daruba dan Tidore guncangan yang dirasakan masyarakat setempat dengan skala intensitas II MMI.

BMKG tidak mengeluarkan peringatan tsunami akibat gempa tersebut.

Masyarakat diimbau tetap tenang, dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain itu, warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini