Sabtu Ini, Jabodetabek Berpotensi Hujan Siang hingga Malam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Potensi hujan diselingi petir dan angin kencang di sebagian titik Ibu Kota dan kota penyangga Jakarta, pada Sabtu, 22 Januari 2022. Hal itu diungkapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Untuk wilayah DKI Jakarta, dilaporkan kondisi cuaca ekstrem tersebut bakal terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jaksel dan Jaktim pada sore hingga malam hari,” jelas BMKG di peringatan dini cuaca, Sabtu.

Sementara, cuaca Jakarta pada Sabtu pagi diperkirakan berawan. Sedangkan kondisi cuaca di sebagian besar kota penyangga Jakarta dilaporkan cerah berawan.

Siang harinya, hujan dengan intensitas sedang terjadi untuk wilayah Depok, Bogor, dan Bekasi. Kondisi ini bahkan akan berlanjut hingga dini hari dengan disertai petir dan angin kencang.

“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi menjelang siang hingga malam dan dini hari di wilayah Kab dan kota Bogor, Kota Depok, Kab dan kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Subang, Kab. Purwakarta, Kab Indramayu, Kab dan Kota Cirebon, Kab Majalengka, Kab Sumedang, Kab. Kuningan, Kab. dan Kota Sukabumi, Kab. Cianjur, Kab dan Kota Bandung, Kab Bandung,” tulis BMKG. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sidak Ramadan sebagai Instrumen Stabilitas Pasar

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Setiap memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri, pemerintahmemastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga melaluilangkah pengawasan yang aktif dan terukur. Peningkatan aktivitas konsumsimasyarakat dipandang sebagai momentum positif yang mencerminkan perputaranekonomi yang dinamis. Dalam kerangka tersebut, inspeksi mendadak (sidak) menjadi instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pangan, memastikandistribusi berjalan lancar, serta menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. Kehadiran langsung pemerintah di lapangan menegaskan komitmen kuat dalammelindungi kepentingan masyarakat, memperkuat transparansi rantai pasok, sertamembangun kepercayaan publik terhadap sistem pangan nasional yang tangguhdan responsif. Langkah tersebut terlihat nyata ketika Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun langsung melakukan pemantauan di Pasar Jonggol, yang selama ini dikenal sebagai pasar penyangga bagi wilayah Bogor, Bekasi, hingga Jakarta. Kehadiran pejabat tinggi di titik distribusi akhir menunjukkan bahwapemerintah mengedepankan pengawasan berbasis kondisi riil lapangan. SarwoEdhy menegaskan bahwa selama Ramadan pemerintah tidak boleh lengah dan harus memastikan harga tetap terkendali serta distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan ketidaksesuaian, langkah pembenahan akan segera dilakukan di lokasi. Hasil pemantauan memperlihatkan mayoritas komoditas pangan strategis beradadalam kondisi relatif stabil. Harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per...
- Advertisement -

Baca berita yang ini