Presiden Emmanuel Macron Unggah Foto Bersama Presiden Jokowi dengan Caption Bahasa Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Seusai pertemuan tersebut, Presiden Macron mengunggah fotonya bersama Presiden Jokowi di akun Facebook pribadinya.

Menariknya Presiden Macron menuliskan caption foto itu dengan bahasa Indonesia. Status itu diunggah pada Sabtu malam, 30 Oktober 2021.

“Bersama jajaran mitra, kita akan terus bertindak agar kawasan Indo-Pasifik tetap menjadi ruang untuk perdamaian dan kerja sama. Perihal ini, Indonesia adalah pelaku utama, lebih dari sekadar mitra, yakni sahabat, Joko Widodo yang terhormat,” tulisnya dalam caption unggahan Presiden Macron.

Unggahan ini mendapat sambutan positif dari netizen Indonesia. Bahkan postingan tersebut telah mendapatkan 1.400 likes, 233 telah dibagikan, dan 382 komentar.

Tujuan pertemuan kedua Presiden tersebut ialah untuk membahas tiga hal mengenai kerja sama pertahanan Indonesia-Prancis, perubahan iklim, dan presidensi Indonesia di KTT G20 2022.

Selain itu juga Presiden Jokowi mengajak Presiden Macron untuk bekerja sama dalam pengembangan teknologi yang terjangkau dan berinvestasi. Sehingga perubahan ekonomi dan energi sumber daya dapat berjalan lebih cepat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini