Musim Kemarau Warga Diminta Waspada terhadap ISPA, Pemkab Bantul Imbau Gunakan Masker Lagi

Baca Juga

Mata Indonesia, Bantul – Dinas Kesehatan Bantul memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga daya tahan tubuh dan melindungi diri dari risiko penyakit yang mungkin terjadi selama musim kemarau.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara, menyampaikan bahwa musim kemarau ditandai dengan cuaca kering yang menyebabkan banyak debu berterbangan. Debu tersebut berpotensi menyebabkan iritasi mata dan masalah pernapasan seperti flu, batuk, dan infeksi saluran pernapasan atau ISPA.

Agus juga menyoroti potensi gangguan pada saluran pencernaan akibat debu yang terkontaminasi bakteri, dapat menyebabkan diare dan muntah.

“Nah maka dari itu, kesadaran masyarakat dalam menghadapi penyakit-penyakit tersebut sangat penting,” ujar Agus Sabtu 22 Juli 2023

Salah satu langkah yang bisa diambil adalah menggunakan masker ketika berada di tempat-tempat berdebu, bukan hanya untuk melawan Covid-19, tetapi juga untuk menyaring kuman yang terkandung dalam debu. Penggunaan kacamata juga disarankan untuk melindungi mata dari partikel debu.

Meskipun demikian, Agus menekankan bahwa saat ini belum ada lonjakan kasus penyakit di musim kemarau. Kendati begitu laporan gejala yang dialami beberapa warga sudah masuk ke puskesemas terdekat.

“Beberapa puskesmas sudah melaporkan adanya gejala seperti sesak napas. Hanya saja masih bisa diantisipasi,” ujar dia.

Ia mengingatkan bahwa musim kemarau sering kali tidak stabil dan dapat berubah-ubah, terkadang masih ada hujan meskipun intensitasnya rendah.

“Kondisi seperti ini juga meningkatkan risiko terkena penyakit,” ujar dia

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan yang sehat, termasuk mengonsumsi makanan bergizi seperti sayuran, buah-buahan, dan vitamin.

Selain itu, Agus mengingatkan bahwa potensi kekurangan air bersih meningkat selama musim kemarau, khususnya di beberapa wilayah.

“Yang penting harus terus menggunakan sumber air bersih itu yang sejauh ini aman untuk memasak dan mengonsumsi air,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

AMN Manado Bangkitkan Etos Pemuda Jadi Cendekia Cerdas dan Terhormat

Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Manado membangkitkan etos para pemuda untuk menjadi cendekia yang cerdas dan terhormat, sehingga mereka terampil...
- Advertisement -

Baca berita yang ini