Kabar Duka! Ini Daftar Harga Rokok Terbaru, Sebungkus Rp 50 Ribuan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Pemerintah secara resmi bakal menaikkan cukai rokok sebesar 23 persen dan harga eceran rokok sebesar 35 persen yang mulai berlaku 1 Januari 2020.

Kebijakan ini akan dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK).  Apakah dengan kenaikan ini bakal berdampak pada menurunya para pembeli rokok atau perokok aktif?

Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) kenaikan rokok sudah bisa dipastikan bakal menyumbang terhadap besaran tingkat inflasi. Jika berkaca untuk ukuran masyarakat Indonesia, kenaikan rokok ini dianggap hal biasa, karena itu sudah menjadi hal kebutuhan.

Toh, banyak dari mereka tetap saja membelinya walaupun rokok mengalami kenaikan. Bahkan, sebelumnya bungkus rokok juga dicantumkan gambar-gambar seram yang merupakan penyakit dari efek negative merokok. Tapi tetap saja pembelinya tidak berkurang.

Bahkan, bumingnya rokok elektrik, tetap saja perokok sejati yang menghisap tembakau tetap setia dengan rasa dan kenikmatannya. Jika dihubungkan dengan kenaikan rokok yang bakal diberlakukan dipastikan hal itu tidak menjadi persoalan yang krusial dan dianggap biasa saja.

Nah, berikut, beredar di media sosial dan grup whastup harga resmi 42 macam merk rokok dari Pemerintah, mulai November 2019 harga ditetapkan :

  1. Marlboro Merah Rp.51.800
  2. Marlboro Light Rp.48.500
  3. Marlboro Menthol Rp.48.800
  4. Marlboro Black Menthol Rp.51.200
  5. Marlboro Ice Blast Rp.52.500
  6. Dunhill Merah Rp.50.800
  7. Dunhill Mild Rp.48.200
  8. Dunhill Menthol Rp.50.200
  9. Lucky Strike Filter Rp.43.800
  10. Lucky Strike Light Rp.42.800
  11. Country Merah Rp.42.800
  12. Country Light Rp.42.200
  13. Pall Mall Filter Rp.42.500
  14. Pall Mall Light Rp.43.800
  15. Pall Mall Light Menthol Rp.43.800
  16. Djarum Super 16 Rp.39.500
  17. Djarum MLD Rp.40.500
  18. Djarum Black Rp.38.800
  19. Djarum Black Menthol Rp.39.200
  20. Djarum 76 Rp.32.800
  21. Djarum Clavo Filter Rp.36.200
  22. Djarum Clavo Kretek Rp.34.800
  23. LA Light Rp.38.800
  24. LA Menthol Rp.39.500
  25. LA Light Ice Rp.40.800
  26. LA Bold Rp.40.200
  27. Gudang Garam Filter Rp.40.500
  28. Gudang Garam Signature Rp.42.200
  29. Gudang Garam Signature Mild Rp.40.800
  30. GG Mild Rp.40.500
  31. Gudang Garam Surya 16 Rp.42.400
  32. Gudang Garam Surya Exclusive Rp.44.800
  33. Gudang Garam International Rp.40.200
  34. Surya Pro Mild Rp.38.800
  35. Sampoerna Mild Rp.48.800
  36. Sampoerna Menthol Rp.47.500
  37. U Mild Rp.35.800
  38. Class Mild Rp.42.500
  39. Star Mild Rp.40.800
  40. Star Mild Menthol Rp.42.500
  41. Dji Sam Soe Magnum Filter Rp.45.500
  42. Dji Sam Soe Magnum Blue Rp.45.200.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Stabilitas Keamanan dan Pembangunan Papua Kian Kokoh, Film Pesta Babi Tidak Relevan

Oleh: Yulianus Wenda*Stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan di Papua. Dalam konteks ini, upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunanyang inklusif dan berkelanjutan perlu mendapatkan dukungan luas dari seluruhelemen masyarakat. Berbagai program strategis yang saat ini dijalankanmenunjukkan adanya keseriusan negara dalam mendorong pemerataankesejahteraan, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat lokal. Namundemikian, di tengah ikhtiar tersebut, munculnya konten-konten yang bersifatprovokatif, seperti film bertajuk “Pesta Babi”, berpotensi mengganggu harmoni sosialdan merusak kepercayaan publik terhadap proses pembangunan yang sedangberjalan.Komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan di Papua terlihat nyatamelalui berbagai kebijakan konkret. Salah satunya adalah program cetak sawah rakyat yang ditargetkan mencapai 30.000 hektare pada tahun ini. Program ini tidakhanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadiinstrumen strategis untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat. Pendekatan yang digunakan melalui tahapan survei, identifikasi, dan desainmenunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan perencanaan yang matang dan berbasis data. Dengan memperhatikan aspek teknis, sosial, dan potensi konfliklahan, program ini dirancang agar mampu berjalan efektif serta meminimalkanhambatan di lapangan.Lebih jauh, keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat adat menjadi elemenkrusial dalam memastikan keberhasilan program tersebut. Sinergi antara pemerintahpusat dan daerah tercermin dalam koordinasi intensif yang dilakukan untukmempercepat realisasi pembangunan. Pernyataan Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, menegaskan bahwa proses berjalan secara bertahap dan terukur, dengan target yang jelas hingga tahapkonstruksi. Sementara itu, Gubernur Papua Mathius D....
- Advertisement -

Baca berita yang ini