Hujan Deras Landa Jakarta, 13 RT di Ibukota Kebanjiran, Ini Lokasi Tepatnya!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Hujan deras yang melanda ibukota Jakarta sejak siang hingga malam hari, membuat beberapa wilayah tergenang air. Ketinggian air mencapai 150 meter, alhasil beberapa warga harus dievakuasi.

“Lokasi RT 04 RW 05, ketinggian Air 150 cm. Jumlah yang dievakuasi dua orang; suami istri di Kecamatn Makasar, Jakarta Timur,” demikian laporan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Senin (1/11).

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Muhammad Insyaf menyampaikan, hujan deras sejak siang tadi mengakibatkan 13 RT terdampak banjir.

“Hingga pukul 18.00 WIB, informasi Banjir saat ini 13 RT atau 0,043 persen dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta,” katanya.

Kondisi genangan sedang ditangani oleh Pihak Kelurahan Setempat Bersama PPSU, Tim TRC BPBD, DSDA, Satpol PP, Tagana & Disgulkarmat ditargetkan akan surut dalam waktu cepat

Berikut daftar RT yang terendam banjir;

– Kel. Lubang Buaya

Ketinggian: 40 cm dengan jumlah 1 RT

Penyebab: Luapan Kali Sunter

– Kel. Cipinang Melayu

Ketinggian: 40 s.d 55 cm dengan jumlah 9 RT

Penyebab: Luapan Kali Sunter

– Kel. Cipinang Muara

Ketinggian: 40 dengan jumlah 3 RT

Penyebab: Luapan Kali Sunter

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini