Host “Berpacu Dalam Melodi” Koes Hendratmo Meninggal Dunia di Rumahnya yang Terkunci

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pembawa acara kuis “Berpacu Dalam Melodi,” Koes Hendratmo meninggal dunia dalam usia 79 tahun di rumahnya dalam keadaan sendirian.

Kabar meninggalnya lelaki yang memulai karirnyanya di akhir 1960-an tersebut dibenarkan Dubes Selandia Baru dan sahabatnya di dunia hiburan, Tantowi Yahya.

“Telah berpulang ke Rahmatullah, sahabat baik kita, Koes Hendratmo,” ujar Tantowi dalam pernyataan tertulisnya, Selasa 7 September 2021.

Almarhum dikabarkan ditemukan asisten rumah tangganya yang setiap hari datang ke rumah Koes Hendratmo.

Saat sang ART menekan bel dan menelpon tetapi tidak ada jawaban sehingga pintu rumah terpaksa didobrak dan ditemukan lelaki yang khas dengan rambut jambulnya itu sudah meninggal dunia.

Koes Hendratmo (lahir 9 Februari 1942) adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia yang memulai kariernya di akhir 1960-an. Selain sebagai penyanyi, Koes lebih dikenal sebagai presenter dan MC.

Acara kuis “Berpacu Dalam Melodi” yang dipandunya sejak tahun 1988 telah membesarkan namanya hingga kini.

Semasa hidupnya Koes Hendratmo menikah dua kali. Pertama dengan Herdawati Bakrie, tetapi kemudian bercerai, lalu ia memperistri Aprilia Puspitawati.

Aprilia dikabarkan sudah terlebih dahulu meninggal dunia sehingga Koes Hendratmo tinggal sendirian di rumahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini