Buat Kamu yang Kepo, Ini Sederet Ramalan Peristiwa Tahun 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tak terasa tahun 2019 akan segera berakhir. Menuju tahun 2020, pastinya kalian yang penasaran dengan apa yang akan terjadi kan.

Banyak ramalan mencoba menjawab apa-apa saja yang bakal terjadi di tahun 2020. Kali ini, Mata Indonesia News/Minews.id mencoba merangkum semua ramalan dan peristiwa yang bakal terjadi tahun 2020.

Yuk, disimak.

1. Musim Kemarau Panjang

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meramalkan adanya musim kemarau panjang di tahun 2020, sekitar bulan April-Mei dan Oktober. Sebelumnya muncul isu bahwa 2020 akan terjadi kemarau panjang dan potensi El Nino, BMKG menjelaskan bahwa tidak ada anomali iklim di tahun 2020.

2. Artis dan Narkoba

Kasus artis dan narkoba nampaknya selau terjadi di setiap tahun. Bahkan, di tahun 2020  yang akan datang pun tak luput dari peristiwa itu. Mbak You, selaku paranormal memprediksi akan ada sejumlah artis yang tertangkap karena barang haram ini. Ia pun menyebutkan inisialnya seperti S, G, dan I.

3. Resesi

Hasil dari survei Asosiasi Nasional untuk Ekonom dan Bisnis (NABE) yang mengungkapkan mayoritas ekonom memproyeksikan resesi kemungkinan besar akan terjadi sekitar tahun 2020-2021.

Para ekonom pun mengatakan The Fed sudah mengirimkan sinyal kuat bahwa pihaknya akan menghentikan kenaikan suku bunga karena berbagai kekhawatiran. Meski begitu, Hunter menyebut para ekonom masih memperdebatkan apakah resesi akan terjadi di tahun 2020 atau 2021.

4. Harga Rokok Naik

Sempat muncul isu harga rokok akan melonjak drastis, bahkan menyentuh angka Rp 50 ribu per bungkusnya. Kabarnya, pada Januari 2020 pemerintah memang akan menaikan harga rokok sebesar 35 persen. Dengan menaikan tarif cukai, pemerintah meyakini penerimaan negara akan naik dan dapat digunakan sebagai pembiayaan anggaran di APBN 2020.

5. Aturan Pernikahan

Tak hanya restu orang tua yang harus kamu penuhi jika ingin menikah di tahun 2020, beberapa aturan ini kabarnya harus kamu penuhi sebagai syarat pernikahan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa pemerintah akan merencanakan program Bimbingan Pranikah yang kabarnya akan berlaku pada 2020. Ia mengatakan, jika pasangan yang tidak lulus program ini, mereka tidak boleh menikah. (Annastasya Rizqa/RyV)

 

 

Berita Terbaru

Wujudkan Daya Saing Global, Program Magang Nasional Diperluas ke Seluruh Indonesia

Oleh: Alya Safira )*Upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing global terusmenunjukkan arah yang semakin terstruktur melalui perluasan Program Magang Nasional ke seluruh Indonesia. Kebijakan ini dirancang bukanhanya untuk menjawab kebutuhan jangka pendek pasar tenaga kerja, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam membangun sumberdaya manusia unggul. Di tengah dinamika ekonomi global yang kompetitif, pemerintah menempatkan peningkatan kualitas tenaga kerja sebagaiprioritas utama agar Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjadi salah satu aktor pentingdalam mendorong penguatan program ini. Dalam pertemuannya bersamaMenteri Ketenagakerjaan, ia menekankan bahwa Program MagangNasional telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama darisisi antusiasme masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu orang menunjukkan bahwa program ini menjadi kebutuhan nyata bagi lulusanbaru yang ingin mendapatkan pengalaman kerja. Ia melihat kondisi inisebagai momentum untuk memperluas kuota peserta pada periode 2026–2027, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.Dalam pandangan Teddy, penguatan program tidak cukup hanya denganmenambah jumlah peserta. Pemerintah juga harus memastikan bahwasetiap peserta memperoleh pengalaman kerja yang bermakna. Oleh karena itu, program ini dirancang dengan pendekatan yang lebihkomprehensif, mencakup pembelajaran langsung di lingkungan kerjaprofesional, pendampingan oleh mentor berpengalaman, serta pemberianupah yang sesuai standar. Pendekatan ini diyakini mampu membentukkompetensi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikanpenekanan pada aspek keberlanjutan program. Ia memandang bahwaProgram Magang Nasional harus menjadi bagian dari ekosistempengembangan tenaga kerja yang lebih luas. Oleh karena itu, pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraanmagang semata, tetapi juga menyiapkan program lanjutan sepertisertifikasi kompetensi. Dengan adanya sertifikasi ini, keterampilan yang dimiliki peserta dapat diakui secara formal dan meningkatkan peluangmereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.Dalam berbagai kesempatan, Yassierli juga menyoroti pentingnyamenjaga optimisme para peserta, terutama setelah merekamenyelesaikan program magang. Ia mendorong agar para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini