Awali Karir Sebagai Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas Pergi ke Dua Tempat Penting Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mengawali karirnya sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas berziarah ke makam pendahulunya almarhum Tjahjo Kumolo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dan bersilaturahmi dengan janda almarhum, Jumat 9 September 2022.

Kepada Ny. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Azwar Anas mengaku akan melanjutkan pekerjaan yang sudah dimulai almarhum.

“Kinerja Pak Tjahjo Kumolo sudah sangat baik. Saya memiliki tugas besar untuk melanjutkan pekerjaan Pak Tjahjo,” ujar Menteri Anas yang dikutip Sabtu 10 September 2022.

Dalam melakukan ziarah dan kunjungan tersebut, Azwar Anas didampingi Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini; Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto.

Selain itu, ikut mendampinginya adalah Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Nanik Murwati.

Saat di TMP Kalibata, Menteri Anas juga menziarahi makam beberapa tokoh Indonesia, diantaranya Presiden RI ke-3 B.J Habibie beserta istri, Hasri Ainun Habibie; istri Presiden RI ke-6 Ani Yudhoyono; Ketua MPR periode 2009-2013 Taufiq Kiemas; serta Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode 2010-2014 Achmad Hermanto Dardak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini