Apple Rilis iPhone 14, Ini Spesifikasi dan Harganya

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Apple meluncurkan iPhone 14 pada sebuah acara di Amerika Serikat. Ada beberapa spesifikasi yang ditambahkan pada rilisan terbaru ini.

Apple merilis iPhone 14 dalam dua ukuran, yakni iPhone 14 dan iPhone 14 plus. Handphone baru ini mampu mengirim panggilan darurat untuk meminta bantuan melalui satelit.

Telepon akan menampilkan keberadaan satelit yang lewat di atas kepala dan mendemonstrasikan cara mengarahkan perangkat ke arah mereka dengan benar. Diperlukan waktu dari 15 detik hingga beberapa menit untuk mengirim pesan dasar.

“Investasi untuk menambah kemampuan satelit tidak boleh diremehkan. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun bagi Apple untuk menyelesaikan semua bagian teka-teki, termasuk perjanjian komersial dengan penyedia satelit Globalstar dan pembuatan infrastruktur yang diperlukan untuk menyampaikan pesan ke layanan darurat,” kata kepala analis Apple, Ben Wood, dikutip dari BBC, Kamis 8 September 2022.

Sementara itu, analis teknologi Apple, Paolo Pescatore mengatakan, inovasi tersebut merupakan kabar baik bagi konsumen yang berada di daerah sulit dijangkau.

“Sangat menggembirakan melihat penyedia mulai serius menggunakan satelit. Pada akhirnya konektivitas yang andal dan kuat masih sangat dicari di antara semua pengguna,” ujarnya.

iPhone 14 dibekali dengan kamera 12 megapiksel baru yang mampu mengambil foto subjek bergerak cepat. Selain itu, ada peningkatan 49 persen dalam pengambilan cahaya rendah. Kamera depan juga menyertakan auto-focus untuk pertama kalinya, demi membantu mempertajam hasil selfie.

Untuk iPhone 14 dibanderol mulai dari 799 Dolar AS.

Sementara itu, perubahan terbesar pada desain iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max adalah bagian atas layar yang kini menjadi cut-out berbentuk pil. Perubahan besar lainnya adalah bahwa handset selalu dapat tetap menyala. Saat ponsel tidak digunakan, layar meredup dan kecepatan refresh diturunkan.

Handset ini hadir dalam warna ungu tua di samping hitam, perak dan emas. iPhone 14 Pro dibanderol mulai dari 999 Dolar AS.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Employment from the Village: Koperasi Merah Putih dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh : Pratama Dika SaputraGagasan membangun ekonomi nasional dari desa kembali menemukan momentumnya melalui program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah. Dalam konteks ketimpanganpembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah, pendekatan berbasis desa menjadi strategi yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak. Desa bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi besar dalammenciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kemandirian nasional. Program Koperasi Merah Putih menjadi representasi nyata dari upaya tersebut, denganorientasi pada penciptaan employment from the village yang berbasis ekonomi kerakyatan.Target ambisius pemerintah untuk membangun lebih dari 25 ribu koperasi dalam waktu singkatmencerminkan keseriusan dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa koperasi harus menjadi institusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Oleh karena itu, koperasi dirancang memiliki fasilitaslengkap seperti gudang, alat pendingin, hingga kendaraan distribusi agar mampu beroperasisecara efektif dan efisien. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokuspada kuantitas, tetapi juga kualitas kelembagaan yang mampu menjawab kebutuhan riilmasyarakat desa.Kehadiran koperasi sebagai agregator ekonomi desa memiliki implikasi besar terhadappenciptaan lapangan kerja. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, koperasi dapatmeningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di sektorlogistik, pengolahan, hingga pemasaran. Model ini memungkinkan masyarakat desa untuk tidaklagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi di kota, melainkan menciptakan ekosistem ekonomiyang mandiri di wilayahnya sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menekanurbanisasi serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.Lebih jauh, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi terhadap persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan, yakni keterbatasan akses pasar dan pembiayaan. Dengan adanyalayanan simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga fasilitas penyimpanan seperti cold storage, koperasi dapat menjadi tulang punggung bagi sektor produktif di desa. Hal ini sejalan denganupaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, yang sangatbergantung pada optimalisasi potensi daerah.Namun demikian, skala besar program ini juga menghadirkan tantangan yang tidak kecil. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangatditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini