Aktor Kushal Punjabi Bunuh Diri karena Depresi, Tinggalkan Wasiat Harta ke Anak dan Istri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kabar mengejutkan datang dari Bollywood, India. Aktor Kushal Punjabi ditemukan meninggal dunia karena gantung diri.

Dilansir dari ABP Live, Kushal Punjabi yang dikenal lewat serial ‘Ishq Mein Marjawan’ di ANTV itu meninggal gantung diri di apartemennya di Pali Hill, Mumbai, 26 Desember 2019.

Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi tenaga medis di sana sudah menyatakan bahwa Kushal Punjabi sudah tak bernyawa. Masih dari sumber yang sama, Kishal disebut mengidap depresi sejak lama.

Bintang serial ‘Ishq Mein Marjawan’ di ANTV ini ternyata meninggalkan wasiat tentang harta.

Ia ingin setengah hartanya diberikan untuk sang putra yang balita. Sisanya ia berikan ke istri, Audrey Dolhen baru ke keluarganya.

Dalam postingan terakhirnya di Instagram, Kushal juga mengunggah fotonya bareng sang anaknya yang masih berusia tiga tahun.

Sebelumnya, Kushal memposting foto poster film ‘Joker’ yang menuai kritik positif dan penjualan luar biasa meledak.

Di sana ia menuliskan bagaimana dirinya begitu terkoneksi dengan akting Joaquin Phoenix yang begitu mendalami orang sakit mental dan depresi.

“Saya terkoneksi, merasa terlibat langsug dan merasakan perlahan-lahan merayap pikiran saya sampai saya terhipnotis,” puji Kushal.

Kushal juga memuji akting Joaquin Phoenix yang luar biasa setelahnya. Tak pelak, postingan lama Kushal tetap dibanjiri komentar sedih follower-nya. “Ini perasaan dia sesungguhnya,” tulis lucky_taj_9.

“Ketika dia benar-benar bicara,” tambah netter hippyhappybyanjurani.

 

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini