Kapolri Prihatin 2 Anggotanya Jadi Tersangka Kasus Novel Baswedan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kapolri Jendral Idham Aziz, mengaku prihatin dengan dengan diringkus dan ditetapkannya dua anggota aktif kepolisian sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

“Di satu sisi saya apresiasi, tapi di satu sisi saya sebagai Kapolri prihatin,” ujar Idham selepas acara Press Release Akhir Tahun Polri Sabtu, 28 Desember 2019.

Idham menambahkan bahwa saat ini dirinya sudah memerintahkan Kabareskrim bersama Kapolda Metro untuk melakukan proses penyidikan secara transparan, disusul dengan sidang terbuka.

Kabareskrim Polri, Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa motif penyiraman air keras terhadap Novel masih didalami. Pihaknya saat ini masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

“Semua nanti akan terungkap di persidangan. Semua kemungkinan masih bisa terjadi,” kata Listyo

Dia juga menambahkan, nantinya kasus yang telah 2,5 tahun bergulir akan terus di selidiki dan meminta semua pihak untuk menunggu dari perkembangan kasus tersebut. (Widyo/RyV)

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini