Aksi “Pesan Cinta untuk Gaza” oleh FUI DIY di Yogyakarta

Baca Juga

Mata Indonesia, Yogyakarta – Bertempat di Selasar Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta, berlangsung aksi “Pesan Cinta untuk Gaza” sekaligus pengumpulan donasi untuk Palestina yang diselenggarakan oleh Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) DIY.

Aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap penderitaan rakyat Palestina yang terus mengalami penindasan dan kekerasan akibat agresi Israel (11/10/2015).

Dalam aksi tersebut, sejumlah perwakilan masyarakat dan komunitas menyampaikan pesan dukungan serta seruan kemanusiaan.

Kharisma selaku mahasiswa di kampus Yogyakarta, menegaskan bahwa genosida terhadap rakyat Palestina adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan nilai kemanusiaan.

Sementara itu, terdapat perwakilan Komunitas Klub Sepeda Bike Hard Tangerang yang menyampaikan pesan bahwa aksi bersepeda dengan tujuan Yogya – Solo bukan sekadar olahraga namun turut serta menyuarakan agar dunia tidak menutup mata atas tragedi di Gaza dan keberpihakan terhadap Palestina adalah bagian dari nilai kemerdekaan Indonesia.

Dalam selebaran yang dibagikan terkait Dua Tahun Genosida Palestina (7 Oktober 2023 – 7 Oktober 2025) mengungkapkan bahwa genosida terhadap rakyat Palestina telah berlangsung selama dua tahun dengan intensitas yang semakin meningkat.

Sejak Oktober 2023, lebih dari 52 Kilometer tanah Palestina telah dirampas, dengan lebih dari 300 permukiman ilegal yang kini dihuni sekitar 700.000 pemukim Yahudi.

Dalam periode yang sama, lebih dari 4.200 bangunan Palestina dihancurkan, memaksa kurang lebih 8.200 warga kehilangan tempat tinggal. Total sejak 2009, sekitar 13.282 bangunan dimusnahkan dan 21.338 warga terusir dari tanah kelahirannya.

Di wilayah Gaza Strip, situasi kemanusiaan mencapai titik terburuk. Per 1 Oktober 2025, diperkirakan 198.675 hingga 993.375 warga Gaza tewas, termasuk ribuan anak-anak. Setiap 52 menit, satu anak Palestina menjadi korban. Data Juli 2025 Penduduk Palestina di Gaza kini terbatas pada area kurang dari 15 % dari jalur Gaza seluas kurang dari 55 Kilometer.

Lebih dari 2,1 juta warga Palestina kini terperangkap di daerah sempit yang lebih kecil dari penjara Teluk Guantanamo. Kehancuran infrastruktur sangat parah: 60% fasilitas kesehatan rusak total, 1.670 tenaga medis gugur, dan 92% sekolah hancur. Lebih dari 270 jurnalis juga tewas dalam liputan.

Selama Genosida berlangsung Amerika Serikat telah menyalurkan lebih dari $51,5 miliar bantuan militer kepada Israel sejak Oktober 2023. Dukungan tersebut memperkuat impunitas Israel dan menyoroti kegagalan komunitas internasional menghentikan genosida.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini