5 Bulan menuju Pilkada, Golkar Kulon Progo Kenalkan Empat Kandidat Bakal Cabup dan Cawabup

Baca Juga

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kulon Progo, telah memperkenalkan empat bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak pada 27 November 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kulon Progo, Lilik Syaiful Ahmad, menyampaikan bahwa ada empat kandidat yang akan diusung oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Kulon Progo, yaitu Sapardiyono, Novida Kartika Hadhi, Marija, dan Ahmad Basuki.

“Kami telah mengusulkan nama-nama bakal calon bupati dan wakil bupati ke DPP Golkar melalui DPW Partai Golkar DIY. Rekomendasi resmi akan segera turun,” ujarnya, Senin 17 Juni 2024.

Untuk diketahui, Sapardiyono merupakan mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo. Di mana ia memiliki visi pada peningkatan infrastruktur, pendidikan, dan penambahan lapangan kerja untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kulon Progo.

Sementara Ahmad Basuki adalah Seorang pengusaha. Dalam langkahnya menuju Kulon Progo 1, Ahmad Basuki mengusung jargon “Solutif dan Membumi”, ia berkomitmen memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi Kabupaten Kulon Progo dan mengimplementasikannya langsung kepada masyarakat.

Nama Marija memang tak asing, menyusul jabatannya yang masih terikat sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra DIY. Ia melihat potensi pengembangan Yogyakarta International Airport (YIA) untuk kesejahteraan masyarakat adalah utama.

Sementara Novida Kartika Hadhi adalah Anggota DPRD DIY sekaligus kader PDIP Kabupaten Kulon Progo. Tak jauh berbeda dengan Marija, Novida melihat YIA adalah infrastruktur yang potensial untuk dikembangkan ke depan bagi Kulon Progo di masa depan.

Dengan perkenalan para calon ini, DPD Partai Golkar Kabupaten Kulon Progo kata Lilik, siap menghadapi Pilkada Serentak 2024 dengan visi yang jelas dan strategi yang matang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

UU Ciptaker masih Bermasalah Meski sudah Jalan 4 Tahun, Buruh Minta segera Dicabut

"Buruh di Yogyakarta akan menuntut Presiden baru Prabowo untuk mencabut UU cipta kerja. Dan kembali ke UU 13 tahun 2003 yang lama," kata dia.
- Advertisement -

Baca berita yang ini