Yuk Intip Tips Merawat Sugar Glider

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ketika memutuskan untuk memelihara hewan, tentu kita harus bersungguh-sungguh. Memberi waktu dan kasih sayang menjadi dua hal yang wajib. Termasuk ketika memelihara hewan kecil lagi menggemaskan, sugar glider.

Merawat hewan berjenis tupai terbang dari Austalia-Papua yang unik dan lincah ini terbilang mudah, karena tidak memerlukan perawatan khusus, contohnya vaksin. Ada beberapa tips bagi kamu yang ingin memelihara sugar glider. Yuk intip apa saja:

  1. Kondisi Kandang Bersih

Pastinya kondisi kandang hewan yang dipelihara harus bersih karena dapat mempengaruhi kesehatan si mungil sugar glider. Tipe hewan ini suka buang air setelah bangun dari tidurnya atau pun saat nangkring di dinding kandang. Jadi pastikan kandang harus bersih ya! Karena bila tidak bisa menyebabkan penyakit dan badannya yang dapat menguning.

  1. Diajak Bermain

Tips ini bisa membuat sugie kamu cepat bonding loh. Diajak bermain dengan dielus, dihands feed, dan juga dipanggil namanya. Jika kamu hanya memelihara satu ekor, pastikan kamu sering mengajaknya bermain ya, agar si sugie tidak merasa kesepian. Karena dasarnya hewan ini hidup berkoloni atau berkelompok. Sehingga akan lebih baik jika memelihara dua ekor.

  1. Tidak Perlu Vaksin

Nah, ini yang paling mudah. Sugar glider tidak perlu vaksin dan tidak ada penyakit yang ditularkan dari sugar glider ke manusia. Jadi aman kan?

  1. Hindari Sinar Matahari Langsung

Sugar glider adalah hewan nocturnal di mana lebih aktif di malam hari dan tidur di waktu siang. Karena itu hewan ini tidak boleh terkena sinar matahari langsung, bisa-bisa sugar glider peliharaan kamu mengalami penyakit katarak. Hati-hati ya!

  1. Memberikan Snack Manis

Hewan ini dinamakan sugar glider karena hewan mungil ini suka dengan makanan yang manis. Salah satu snack manis yang disukainya adalah marshmallow. Eits marshmallow-nya khusus hewan ya. Selain marshmallow, sugie lincah ini juga suka buah-buahan seperti melon, semangka, bengkoang, dan mentimun.

  1. Mandi Bersih dan Wangi

Sugar glider sebenarnya tidak perlu sering dimandikan kecuali benar-benar dalam keadaan yang sangat kotor. Usia yang dianjurkan untuk dimandikan yakni usia empat bulan ke atas. Jika sugar glider kamu masih kecil, maka cukup diusapkan dengan tissu basah tanpa alkohol ya.

Nah bila usia sugar glide kamu sudah cukup, maka mandikan dengan air mengalir menggunakan shampoo khusus hewan atau bisa juga dengan shampoo bayi. Dan hindari air di bagian kepala, mata, dan telinga ya.

Nah, tips di atas dapat memudahkan kamu jika ingin memelihara sugar glider. Hewan ini sangat cocok untuk kamu yang ingin memelihara hewan dengan simple. Tidak rumit dan mahal kan?

Reporter: Budiyani Rahmawati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini