Ya Ampun, Ezra Miller Ditangkap Lagi di Hawaii

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor Ezra Miller membuat masalah lagi. Dia ditangkap kepolisian Hawaii untuk kedua kalinya dalam rentang waktu kurang dari empat pekan.

Sebelumnya, Ezra ditangkap polisi di Hawaii karena perilaku tidak tertib dan pelecehan di Hilo. Kini, dia ditangkap lagi pada Selasa 19 April 2022 pagi waktu setempat setelah insiden di kediaman pribadi di Pahoa.

Petugas patroli menanggapi laporan penyerangan yang terjadi di sebuah pertemuan di Puna. Menurut kepolisian Hawaii, Ezra diduga marah setelah diminta untuk pergi dan dia melemparkan kursi, serta memukul dahi seorang wanita berusia 26 tahun yang mengakibatkan luka berukuran setengah inci.

Polisi menangkap bintang film ‘The Flash’ itu pada pukul 01.30 pagi setelah aktor itu ditemukan di jalan raya selama pemberhentian lalu lintas di persimpangan Highway 130 dan Jalan Kukula di Kea’au.

Ezra dibebaskan pada pukul 04.05 pagi setelah berunding dengan Kantor Kejaksaan Kabupaten, sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut, tapi proses investigasi tetap aktif.

Penangkapan kedua ini terjadi kurang dari seminggu setelah perilisan film ‘Fantastic Beasts: The Secret of Dumbledore’ dimana Ezra memainkan peran pendukung dalam film franchise spin-off Harry Potter tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menutup Kesenjangan Layanan Kesehatan melalui Koperasi Desa

Oleh: Yandi Arya Adinegara )*Kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masihmenjadi pekerjaan rumah besar dalam pembangunan nasional. Di satu sisi, kota-kota besar menikmati akses rumah sakit modern, tenaga medis memadai, sertadistribusi obat yang relatif lancar. Di sisi lain, banyak desa masih menghadapiketerbatasan fasilitas kesehatan, minimnya ketersediaan obat, hingga rendahnyaketerjangkauan layanan bagi masyarakat.Dalam konteks inilah, langkah pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes) Merah Putih sebagai simpul layanan kesehatan sekaligus pusat ekonomidesa patut diapresiasi sebagai terobosan strategis dan relevan dengan kebutuhanzaman.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidakhanya dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi ujungtombak pelayanan kesehatan masyarakat desa. Setiap koperasi akan dilengkapidengan gerai obat dan klinik kesehatan, sebuah inovasi yang secara langsungmenyasar persoalan klasik: keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Pernyataan ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari desainkebijakan yang terintegrasi lintas sektor.Selama ini, salah satu persoalan mendasar adalah masih adanya warga desa yang belum terjangkau oleh program jaminan kesehatan nasional. Kehadiran klinik desaberbasis koperasi membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanankesehatan yang lebih dekat, murah, dan mudah diakses. Ferry Juliantonomenekankan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat desa memperolehjaminan pelayanan kesehatan yang layak, melalui sinergi antara Kementerian Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.Langkah kolaboratif ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahamanantara Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. Kerja sama tersebut tidak hanya bertujuanmemperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini