Wow! Film ‘Minions: The Rise of Gru’ Berhasil Lewati 11,7 Triliun Rupiah di Box Office

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Sebuah kemajuan yang pesat dari perfilman animasi di 2022 ini. ‘Minions: The Rise of Gru’ ini telah berhasil mendapatkan penghasilan dengan total yang fantastis.

Melansir dari Collider, film dari waralaba Despicable Me ini terus melampaui ekspektasi. Kali ini film ini telah mengumpulkan penghasilan box office mencapai 790 juta Dolar AS atau sekitar 11,7 triliun Rupiah!

Film ini ditayangkan di 3.068 bioskop Amerika Utara, dengan pendapatan rata-rata 1.597 Dolar AS untuk per bioskopnya. Ini akan menandai ‘Rise of Gru’ berada di posisi keenam di box office selama tujuh pekan.

Selain itu juga film ini telah menjadi film animasi pertama yang melampaui 300 juta Dolar AS di era pandemi.

Film ini juga telah mengungguli film aksi baru yang dibintangi Brad Pitt, ‘Bullet Train’, yang rilis pada pekan kedua sejak debutnya ‘Rise of Gru’.

Sementara itu, ‘Minions: The Rise of Gru’ ini berlatarkan tahun 70-an dan menceritakan kisah asal mula kehidupan Gru menjadi jahat. Gru mengikuti audisi untuk menjadi anggota baru dari supergrup supervillain, The Vicious 6.

Dia adalah penggemar supergrup tersebut. Sehingga dia berusaha untuk menang audisi dengan bantuan antek-antek kuningnya meski tak membantu banyak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini