Wirda Mansur Ngaku Pernah Bertemu BTS, Netizen: Halu Banget

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Putri Ustaz Yusuf Mansur, Wirda Mansur kembali jadi perbincangan. Belum lama ini, beredar video Wirda yang mengaku pernah bertemu para personel, BTS.

Video itu viral setelah diunggah akun TikTok, @diwdiwdamdam. Dalam video itu, Wirda yang tengah berbincang dengan temannya mengaku pernah bertemu para personel boyband asal Korea Selatan itu.

@diwdiwdamdam

“Cuma pada saat itu gua gatau BTS itu siapa”.. mau percaya apa engga yaaa? #bts #fyp

♬ Ive nightcore – kpop nightcore ??

“Gue pernah kok ketemu sama mereka, cuma pas itu gue gak tahu mereka itu siapa,” kata Wirda.

Menurutnya, seseorang yang tak tahu biasanya justru bertemu dengan orang yang tak mereka pikirkan. Sama seperti momennya saat bertemu para personel Bang Tan itu.

“Gue gak tahu kenapa ya, kadang kalau kita gak kenal tuh malah ketemu gitu,” ucapnya.

Video Wirda mengaku bertemu dengan personel BTS itu sontak bikin warganet geleng-geleng kepala. Banyak yang menduga putri pendakwah itu hanya halu semata.

“Temen-temennya pura-pura percaya tuh.”

“Halu banget lu.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Stabilitas Keamanan sebagai Jalan Menuju Kesejahteraan

Oleh: Yonas Wenda*Stabilitas keamanan di Papua bukan sekadar kebutuhan jangka pendek, melainkanfondasi strategis bagi terwujudnya masa depan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, pendekatanyang dilakukan aparat keamanan menunjukkan arah yang semakin konstruktif, dengan menempatkan sisi kemanusiaan sebagai inti dari setiap langkah. Pendekatanini tidak hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membangun optimisme kolektifbahwa Papua sedang bergerak menuju fase baru yang lebih stabil dan penuhharapan.Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat kini semakin dirasakan sebagaibagian dari solusi, bukan sekadar instrumen penegakan hukum. Melalui patroli rutin, pengamanan aktivitas masyarakat, serta interaksi yang lebih humanis, negara menunjukkan komitmennya dalam melindungi seluruh warga tanpa terkecuali. Situasi yang aman dan kondusif memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitassosial, ekonomi, dan keagamaan dengan lebih tenang, yang pada akhirnyaberdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwapendekatan humanis menjadi strategi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ia menyampaikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk memberikan rasa nyaman dan membangun kepercayaanmasyarakat. Pernyataan tersebut mencerminkan transformasi pendekatan keamananyang semakin adaptif terhadap kebutuhan sosial masyarakat Papua, di mana kepercayaan menjadi modal utama dalam menciptakan ketertiban yang berkelanjutan.Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, AdarmaSinaga, yang menekankan pentingnya konsistensi kehadiran aparat di lapangan. Ia menyatakan bahwa setiap aktivitas masyarakat, termasuk ibadah, harus dapatberlangsung dengan aman sebagai bagian dari hak dasar warga negara. Konsistensiini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak pernah abai terhadap kondisi masyarakatPapua, melainkan terus hadir untuk memastikan rasa aman terjaga di setiap linikehidupan.Lebih dari itu, stabilitas keamanan yang terjaga juga memberikan dampak positifterhadap percepatan pembangunan di Papua. Dengan situasi yang kondusif, berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih optimal, mulai dari pembangunaninfrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomiberbasis masyarakat. Dalam konteks ini, keamanan dan pembangunan memilikihubungan yang saling menguatkan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini