Wajib Tahu! Santan Juga Baik untuk Kesehatan, Lho!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sudah bukan rahasia lagi makanan khas hari raya Idul Fitri identik dengan santan. Mulai dari rendang, opor hingga sayur ketupat.

Meski nikmat, santan sering dianggap ‘jahat’ untuk kesehatan tubuh. Bahan yang terbuat dari perasan kelapa ini kerap kali dianggap pemicu penyakit kolesterol.

Padahal, jika dikonsumsi dengan bijak, santan memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh, lho!

Dilansir Hello Sehat, ada banyak khasiat yang bisa didapatkan dari santan. Apa saja? Yuk simak!

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Banyak yang beranggapan bahwa santan tidak baik untuk jantung. Sebab, kadar lemaknya yang tinggi bisa berisiko meningkatkan kolesterol.

Padahal, menurut sebuah studi dari jurnal Nutrition and Metabolism Research, santan justru efektif menjaga kadar kolesterol baik atau HDL di dalam darah. Ini artinya, konsumsi santan yang cukup bisa membantu kamu terhindar dari risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk stroke.

Namun, pastikan kamu juga tidak mengonsumsi santan dalam jumlah yang terlalu banyak, ya.

2. Memelihara Fungsi Otak

Manfaat lainnya dari santan ialah memelihara fungsi otak. Santan terdiri dari asam lemak rantai-sedang sehingga mudah diserap oleh hati dan diubah menjadi keton.

Keton bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki masalah ingatan, seperti penyakit alzhaimer. Tak hanya itu, kandungan antioksidan yang tinggi pada kelapa parut (bahan baku santan) juga baik sebagai sumber energi otakmu.

3. Meningkatkan Imunitas

Santan juga baik untuk daya tahan tubuh lho! Mengonsumsi santan dengan porsi yang pas bisa meningkatkan imunitas.

Menurut sebuah penelitian dari Journal of Chemical and Pharmaceutical Research, kandungan antioksidan pada santan lebih tinggi jika dibandingkan dengan susu sapi dan susu kambing.

Selain itu, santan mengandung zat-zat antimikroba dan asam kaprat yang memiliki fungsi antibakteri, antifungi, dan antivirus.

4. Mencegah Kanker

Satu lagi khasiat yang bisa kamu dapatkan dari mengonsumsi santan adalah membantu mencegah kanker. Hal ini berkat kandungan asam laurat yang ada di dalam kelapa parut.

Sebuah studi dari Cell Death Discovery meneliti efek asam laurat pada minyak kelapa terhadap pertumbuhan sel kanker payudara.

Hasil dari studi tersebut menunjukkan bahwa asam laurat bisa membantu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker pada pengidap kanker payudara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini