Wajib Tahu! Ini Macam-macam Pahala Puasa dan Derajatnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Dua pekan kedepan, umat Islam di seluruh dunia bakal menjalani ibadah puasa selama satu bulan lamanya. Namun, tahukah Anda, bahwa puasa itu tidak hanya menahan lapar dan dahaga saja.

Puasa itu ada tiga tingkatan dalam menjalankannya yaitu, puasa awam, puasa khusus dan puasa khusus dari khusus. Adapun puasa awam adalah menahan perut dan kemaluan dari pelaksanaan syahwat.

Adapun puasa khusus adalah menahan pendengaran, penglihatan, lidah, tangan, kaki, dan seluruh anggota tubuh dari berbagai dosa. Sedangkan puasa khusus dari khusus adalah puasa hati dari keinginan keinginan rendah dan pikiran-pikiran duniawi serta menahan nya dari segala sesuatu selain Allah Azza wa Jalla.

Pahala puasa sungguh-sungguh melampaui batas penilaian dan penghitungan titik dan, cukuplah bagimu untuk mengetahui keutamaannya dengan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam “Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma misik.”

“Allah Azza wa Jalla berfirman, “Sesungguhnya ia meninggalkan syahwatnya, makannya, dan minumnya karena Aku. Karena itu, puasa adalah milik-Ku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya.”

Orang yang berpuasa juga dijanjikan akan bertemu dengan Allah ta’ala sebagai balasan puasanya. Rasulullah bersabda, “Orang yang berpuasa akan memperoleh dua kesenangan: kesenangan ketika berbuka dan satu kesenangan ketika ia bertemu dengan Tuhannya.”

Imam Al Ghazali dalam Saripati Ihya Ulumiddin mengatakan pahala orang yang berpuasa akan dilimpahkan semuanya tanpa ditakar-takar sehingga pahalanya tidak dapat diperkirakan dan tidak dapat dihitung nilainya. Pantaslah demikian, karena puasa benar-benar untuk Allah dan memuliakan Allah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini