Video Pre-Wedding Viral, Atta Halilintar Jadi Sasaran Kekesalan Netizen Gegara Hal Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rencana pernikahan antara Atta Halilintar dengan Aurel Hermansyah nampaknya bukan isapan jempol semata. Video keduanya yang disebut-sebut sedang melakukan foto pre-wedding pun beredar di media sosial.

Tidak ada keterangan kapan pemotretan tersebut diambil ataupun terkait sebenarnya pemotretan apa yang sedang mereka lakukan. Hanya saja, banyak yang menduga ini adalah foto pre-wedding hingga akhirnya menjadi viral.

Dalam video Aurel dan Atta tampak serasi mengenakan pakaian adat Jawa. Aurel nampak anggun dengan kebaya warna putih dan bawahan batik kain dengan gaya rambut disanggul.

Sementara itu, Atta juga mengenakan beskap berwarna hitam dan memakai kain batik yang senada dengan Aurel. Di bagian kepala, bukan pakai blankon yang merupakan bagian dari pakaian adat Jawa, Atta tetap menggunakan bandana yang biasa ia pakai.

Hal inilah yang kemudian jadi perbincangan hangat netizen di media sosial. Tidak sedikit yang merasa heran dan kesal dengan Atta yang tetap memakai bandana saat melakukan sesi pemotretan penting tersebut.

“YaAllah pengen julit. Orang nikahan bukannya harus rapi2 cukur rambut biar pangling sama rapi, si suaminya siapa tu yg gondrong aja sampe potong rambut. kesel bgt liatnya yaAllah,” kata @babyyblures.

“bisa dilepas dulu ga sik bandana nya??? masa bawah adat jawa atas nya bandana si? pala lu emngnya knp?,” komentar @more**inee.

“Baru tau adat jawa bukan make blangkon tp make Bandana. Apakah ini modernisasi?,” tulis @Que**daest.

“positive thinking aja blangkonnya gamuat:( jd yaudala ya pake yg ada aja, trs dipakaila bandana kebanggaannya,” komentar @erika**nningI.

“kirain atta lagi pake helm sepeda,” kata @rosesa**rozzie.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini