Unik! Ini Dia Hotel Bertema Drakor Pertama di Dunia

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Untuk melanjutkan sukses besar Fusions MULTIVERSE yang dibuka pada Agustus 2018, Club Med sebagai penyedia liburan Premium All-Inclusive level dunia akan memperkenalkan Fusions WANDERLUST sebagai fasilitas kedua dari Fusions by Club Med di Club Med Finolhu Villas pada April tahun ini.

Berkolaborasi dengan GoPro dan penulis naskah drama roman Korea peraih penghargaan Park Hae Young, konsep yang berani sekaligus unik ini akan membawa pengunjung ke dunia drama roman Korea yang populer, dengan latar belakang resor Exclusive Collection di Pulau Sun, Maladewa, yang Cerah.

Pemandangan panorama dan perairan biru Maladewa, berfungsi sebagai latar belakang yang sempurna untuk melukiskan romansa dalam naskah drama Korea. Pengalaman dimulai ketika pasangan mendaftar untuk pengalaman WANDERLUST di Club Med Finolhu Villas.

Keajaiban dimulai ketika pasangan memasuki kamar mereka di mana dua GoPro akan menunggu di tempat tidur bersama dengan instruksi dasar tentang cara menggunakan GoPro dan naskah yang dibuat secara khusus oleh Ms Park Hae Young. Berdasarkan naskah ini, pasangan diundang untuk menggunakan latar indah dari Club Med Finolhu Villas seperti perairan Samudera Hindia yang jernih untuk merekam liburan romantis mereka sendiri dan jatuh cinta lagi.

Setelah seharian syuting, pasangan akan menerima kartu misi dari kepala pelayan mereka, dengan instruksi tentang cara menyatukan video mereka menggunakan perangkat lunak pengeditan video Quik oleh GoPro. Setelah karya mereka selesai, pasangan ini diundang untuk berbagi kisah cinta mereka di platform media sosial, Instagram. Menggunakan hashtag, #ClubMedxGoPro, sejoli ini juga dapat memiliki kesempatan untuk tampil di akun Instagram Club Med Finolhu Villas.

“Kesuksesan Fusions MULTIVERSE telah menginspirasi kami untuk menciptakan pengalaman luar biasa lainnya bagi para tamu yang mencari pengalaman unik selama perjalanan mereka. Fusions WANDERLUST memadukan daya tarik drama Korea dan Maladewa yang indah, menciptakan liburan romantis bagi para pasangan. Kemitraan kami dengan GoPro dan Park Hae Young juga merupakan kolaborasi pertama dan satu-satunya yang memungkinkan para tamu untuk membuat lebih banyak kenangan unik,” ujar Xavier Desaulles, CEO Club Med Asia Pasifik Timur dan Selatan, dikutip dari keterangan pers tertulis, Jumat, 5 April 2019.

Kolaborasi antara GoPro dan Park Hae Young ini akan menjadikan pasangan sebagai bintang drama romantis mereka sendiri dan membuka kunci kreativitas mereka dalam Club Med Finolhu Villas.

Berita Terbaru

Kebijakan DHE SDA Perkuat Fondasi Ekonomi Rakyat dan Stabilitas Keuangan

Oleh: Dhita Karuniawati )*Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor SumberDaya Alam (DHE SDA) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu langkahstrategis yang ditempuh pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasionalmelalui peningkatan retensi devisa di dalam negeri. Langkah tersebut tidak hanyabertujuan menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga memastikan bahwa manfaatdari kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.Di tengah kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, ketegangangeopolitik, serta fluktuasi pasar keuangan internasional, kemampuan suatu negara dalam menjaga cadangan devisa menjadi faktor penting untuk mempertahankanstabilitas ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus berupayamemperkuat ketahanan ekonomi nasional agar tidak mudah terpengaruh oleh guncangan eksternal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kebijakanpengelolaan DHE SDA yang lebih optimal. Selama ini, sebagian besar devisa hasil ekspor sumber daya alam masih banyaktersimpan di luar negeri sehingga manfaatnya bagi perekonomian domestik belummaksimal. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditasterbesar di dunia, mulai dari batu bara, minyak sawit, nikel, tembaga, hingga berbagaiproduk mineral lainnya. Potensi devisa yang dihasilkan sektor tersebut sangat besardan dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi nasional apabila dikelola secara tepat.Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026, pemerintah mewajibkan eksportirsektor sumber daya alam untuk menempatkan devisa hasil ekspornya di dalam negeri. Kebijakan tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untukmemperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan likuiditas valuta asing, dan memperluas ruang pembiayaan pembangunan nasional.Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintahmewajibkan eksportir sumber daya alam untuk merepatriasi devisa hasil ekspornya kedalam negeri dengan tingkat kepatuhan penuh. Menurutnya, kebijakan tersebutdirancang untuk meningkatkan ketersediaan valuta asing di pasar domestik, menjagastabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat pembiayaan pembangunan nasional. Dalam ketentuan baru tersebut, eksportir sektor nonmigas diwajibkan menempatkan100 persen DHE...
- Advertisement -

Baca berita yang ini