TWICE akan Jadi Girl Group K-Pop Pertama yang Adakan Konser 3 Hari Berturut-turut di Tokyo Dome

Baca Juga

MATA INDONESIA, TOKYO – Girl group TWICE tampaknya semakin melebarkan sayapnya di manca negara. Kini mereka dinyatakan sebagai girl group K-Pop pertama yang mengadakan konser selama tiga hari berturut-turut di Tokyo Dome, Jepang.

Melansir dari Allkpop, TWICE awalnya berencana tampil di Tokyo Dome pada 23 dan 24 April 2022 saja. Namun karena permintaan yang tinggi, grup tersebut akhirnya menambahkan jadwal pertunjukannya, yaitu pada 25 April 2022.

Semua tiket untuk konser tiga hari itu pun langsung terjual habis.

Sehingga TWICE menjadi girl group K-Pop pertama yang mengadakan konser selama tiga hari di Tokyo Dome. Diikuti dengan girl group kedua dalam sejarah setelah grup AKB48.

Sementara itu, TWICE juga dijadwalkan akan mengadakan konser encore di AS selama dua hari dari tur dunia keempat mereka. Encore itu akan digelar pada 14 dan 15 Mei 2022 di Stadion Banc of California, Los Angeles.

Itu juga menandakan konser di stadion pertama TWICE dan dua jadwal encorenya sudah habis terjual.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini