Tidur Sambil Duduk, Apakah Baik untuk Kesehatan?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tidur merupakan hal alami untuk memulihkan kondisi tubuh. Terkadang tanpa disengaja seseorang tertidur dengan posisi duduk terutama pada saat perjalanan jauh. Posisi tidur sambil duduk menjadi solusi ketika tubuh sedang lelah, namun tidak memungkinkan untuk berbaring atau rebahan.

Selain ketika sedang di perjalanan, tidur dengan posisi duduk sering dilakukan dikala ketiduran mengerjakan tugas atau saking lelahnya di kantor. Pasalnya, banyak juga yang mencuri kesempatan untuk tidur di sela-sela aktivitas karena memang kurang tidur semalaman atau tubuh terlalu lelah bekerja, hingga akhirnya merasa lemas.

Namun apakah tidur sambil duduk baik untuk kesehatan? Belum ada penelitian yang jelas mengungkap mengenai hal tersebut.

Dilansir dari Inthebox.id, bahaya tidur sambil duduk yang dipercayai banyak orang adalah sebagai berikut:

1. Sakit Pinggang

Bahaya tidur sambil duduk yang pertama adalah sakit pinggang. Duduk terlalu lama bisa menyebabkan badan menjadi pegal-pegal apalagi jika tidur sambil duduk.

Salah satu yang dapat dirasakan dari tidur sambil duduk adalah sakit pinggang. Hal ini disebabkan karena posisi duduk akan lebih membebani bagian pinggang, sehingga dapat menyebabkan nyeri pada pinggang. Namun hal ini tidak bahaya jika kamu dapat mengatur posisi duduk yang baik dan nyaman.

2. Penggumpalan Darah

Posisi duduk terlalu lama bisa menyebabkan penggumpalan darah karena aliran darah yang tidak normal atau terhambat. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menjadi ancaman atau berbahaya jika kamu tidur sambil duduk untuk waktu yang singkat. Posisi tidur sambil duduk akan mengakibatkan penggumpalan darah apabila durasi tidurnya berjam-jam, bahkan lebih dari 8 jam.

3. Kerusakan Tulang Belakang

Posisi duduk yang tidak benar bisa menyebabkan kerusakan tulang belakang seperti menjadi bungkuk, tulang belakang terlihat lebih condong ke depan, hingga tulang belakang yang bengkok. Posisi tidur duduk bisa menyebabkan kerusakan tulang belakang apabila posisinya tidak bagus atu tidak nyaman dan dalam waktu yang panjang.

Setelah tim inthebox.id bertanya langsung kepada ahli, nyatanya tidur sambil duduk tidak berbahaya bagi kesehatan. Hal tersebut tidak membahayakan jika kita tidak melakukannya setiap saat dan saat tidur malam selama berjam-jam.

Jadi, tidur sambil duduk tidak memiliki dampak buruk terhadap kesehatan jika dilakukannya hanya sebentar. Namun jika posisi tidur sambil duduk dilakukan berjam-jam atau pada saat tidur di malam hari akan memengaruhi kesehatan pada tubuh.

Terkadang tidur sambil duduk dilakukan untuk memulihkan kembali energi yang hilang. Tapi jangan sampai dijadikan kebiasaan untuk dilakukan setiap malam atau setiap tidur. Posisi tidur yang baik tetaplah berbaring di tempat tidur.

Posisi tidur akan memengaruhi kesehatan pada tubuh. Posisi tidur yang baik akan meningkatkan kualitas tidur dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Jika tidur yang dihasilkan berkualitas, maka aktivitas setelah bangun tidur akan lebih berjalan dengan baik dan lancar.

Reporter: Ananda Sri Maulida

1 KOMENTAR

  1. Karena kita terlalu lama bekerja yang umumnya 8 jam kerja kayanya menerapkan posisi duduk yang baik saat bekerja agak susah deh, apa karena sudah kebiasaan ya. sebenernya harus di lakuin tetapi mungkin hanya beberapa menit awal selanjutnya kembali ke posisi yang tidak benar. mungkin kita bisa cek kursi kerja di ACE Hardware Indonesia mungkin ada kursi khusus untuk mempertahankan posisi duduk kita agar selalu di posisi baik saat bekerja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pengalihan Distribusi Minyakita: Masyarakat Lebih Mudah Dapatkan Minyak Goreng Terjangkau

Oleh : Nindia Rizki Fitri*Pemerintah mempertegas komitmennya dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokokmasyarakat melalui kebijakan pengalihan seluruh pasokan Minyakita ke pasar rakyat. Langkahtersebut menjadi strategi yang tepat untuk memastikan minyak goreng bersubsidi benar-benardapat diakses oleh masyarakat luas, khususnya kelompok berpenghasilan menengah ke bawahyang selama ini sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kebijakan ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata keloladistribusi pangan agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai tantanganyang muncul di lapangan.Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa seluruh pasokan Minyakita kinidifokuskan untuk pasar rakyat sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau. Kebijakan ini sekaligus menghentikan alokasi Minyakita untukprogram bantuan pangan dan mengarahkan distribusinya langsung kepada konsumen melaluijaringan perdagangan rakyat. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah berupayamemastikan komoditas strategis ini hadir di tempat yang paling dekat dengan kebutuhanmasyarakat sehari-hari.Pengalihan distribusi ini juga memperlihatkan adanya pendekatan yang lebih adaptif dalampengelolaan bantuan pangan. Pemerintah tidak lagi bergantung pada satu jenis komoditastertentu, melainkan menyesuaikan bantuan dengan kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat. Ketika harga suatu komoditas mengalami penurunan, pemerintah dapat melakukan penyerapanmelalui berbagai program sosial, termasuk program Makan Bergizi Gratis. Pendekatan ini tidakhanya membantu menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memberikan perlindungan kepadapetani dan peternak agar harga produk mereka tetap stabil.Dari perspektif ekonomi rakyat, keberadaan Minyakita di pasar tradisional memiliki arti yang sangat penting. Pasar rakyat masih menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah yang belum sepenuhnya terjangkau oleh jaringan ritel modern. Dengan memastikan pasokan Minyakita tersedia secara memadai di pasar rakyat, pemerintahsecara tidak langsung memperkuat peran pasar tradisional sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Pedagang kecil memperoleh kepastian pasokan, sementara masyarakat mendapatkan aksesterhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.Keberhasilan kebijakan ini tentu tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kementerian Perdagangan terus melakukan koordinasi dengan produsen,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini