Tidur dengan Bra Bikin Payudara Kendur, Mitos atau Fakta?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tidur menggunakan bra disebut bisa membuat payudara kendur. Mitos atau fakta?

Payudara kendur tidak ada hubungannya dengan tidur tanpa bra di malam hari. Justru tidur tanpa bra bisa meningkatkan kualitas tidur. Sebab, kekangan tali bra bisa menurunkan kadar melatonin sehingga mengganggu siklus tidur.

Selain itu, bra yang ketat juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit bila dipakai dalam jangka panjang. Kamu juga tidak bisa bernapas dengan lega karena mengenakan bra. Tidur dengan bra tidak memberikan efek pada kekencangan payudara. Ketika berbaring, gravitasi akan mendorong payudara untuk berada pada posisinya, bukan turun ke bawah.

Penggunaan bra berfungsi untuk menopang payudara dan menyangganya, jadi ini tidak akan memiliki pengaruh signifikan ketika seseorang tidur. Justru tidur bisa menjadi momen agar payudara bernapas lega setelah seharian ditopang dengan mengenakan bra. Namun, buat kamu yang merasa nyaman mengenakan bra saat tidur, pilihlah bra yang khusus digunakan saat tidur. Biasanya bahan bra jenis ini lebih nyaman dan kekencangannya bisa diatur sehingga tidak membuat sesak.

Jaringan payudara terhubung dengan dinding dada dan karena strukturnya. Jaringan payudara ini berisiko untuk terguncang bila melakukan gerakan tertentu seperti lari, melompat, dan gerakan aktif lainnya.

Pada situasi ini, penggunaan bra akan sangat membantu supaya payudara tetap pada posisinya dan mengurangi pergerakan berlebihan. Oleh karena itu, kamu tidak akan merasakan nyeri atau sakit. Ketika kamu tidak melakukan aktivitas apapun, penggunaan bra pun sebenarnya tidak menjadi keharusan.

Payudara yang kendur tidak berkaitan dengan penggunaan bra. Kekenduran jaringan payudara lebih dikarenakan kepadatan payudara. Bila lebih banyak jaringan lemak ketimbak jaringan berserat, maka payudara akan cenderung kendur. Selain itu kekenduran payudara juga tergantung pada hal-hal lainnya, seperti ukuran payudara, berat badan, genetik, kehamilan, serta menyusui.

Melepas bra juga dapat bermanfaat bagi kulit, terutama buat kamu yang memiliki kulit sensitif di area dada dan punggung. Penggunaan bra bisa menyebabkan penumpukan keringat di bawah payudara dan area punggung. Ini bisa jadi sangat mengganggu dan memicu infeksi.

Payudara mengendur bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari kehamilan, merokok, ukuran payudara yang besar, penurunan berat badan yang ekstrem, paparan sinar UV matahari yang berlebihan, olahraga berat, dan penyakit tertentu.

Kamu bisa mencegah payudara kendur dengan melakukan aktivitas sehat, misalnya olahraga yang memang berfokus pada pengencangan dada, menerapkan diet dan nutrisi, menjaga postur tubuh tegak saat berdiri maupun duduk.

Berenang dan push-up adalah olahraga yang dapat membantu mengencangkan dada. Kemudian, cobalah makan makanan yang seimbang dan sehat serta menutrisi kulit agar tetap sehat dan kuat.

Penting juga untuk menjaga berat badan ideal sesuai dengan tinggi badan. Kelebihan berat badan bisa memberikan tekanan pada jaringan kulit dan berat ekstra juga dapat menambah berat tambahan pada payudara yang dapat menyebabkan kendur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini