Telur Puyuh, Kecil-kecil Kaya Nutrisi dan Manfaat bagi Tubuh

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Telur puyuh merupakan jenis telur yang dihindari oleh banyak orang. Pasalnya, telur puyuh dikenal mengandung banyak kalori yang memicu tingginya kolesterol.

Telur puyuh adalah telur yang dihasilkan dari burung puyuh. Telur yang memiliki ukuran kecil ini biasanya digunakan sebagai pelengkap sayur sup atau hidangan lainnya.

Meskipun memiliki ukuran yang tergolong kecil, telur puyuh mengandung banyak nutrisi. Nutrisi yang terdapat telur puyuh tidak kalah dengan telur ayam yang memiliki ukuran jauh lebih besar darinya.

Dalam satu buah telur puyuh terkandung sekitar 14 kalori, yaitu protein, lemak, kolin, fotal, vitamin A, vitamin B, zat besi, fosfor selenium, riboflavin dan asam pantotenat. Dari sekian banyak nutrisi, nutrisi dari selenium dan riboflavin memiliki peran penting bagi tubuh. Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, telur puyuh punya banyak manfaat bagi tubuh.

Telur puyuh sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Menurut riset yang dilakukan oleh International Journal of Scientific and Research Publication, telur puyuh dapat menjaga fungsi organ-organ tubuh serta dapat mencegah timbulnya suatu penyakit.

Berikut beberapa manfaat telur puyuh yang harus diketahui:

  1. Menjaga kesehatan mata
    Vitamin A yang terdapat pada telur puyuh yang cukup banyak dapat menjadi antioksidan yang melindung mata dari kerusakan serta menjaga kesehatan mata agar tetap melihat dengan normal.
  2. Menjaga fungsi otak
    Kandungan sejumlah vitamin dalam telur puyuh dapat membantu proses neurogenesis, menjaga fungsi saraf dan plastisitas otak. Mengonsumsi telur puyuh dapat membantu menjaga fungsi otak pada orang dewasa.
  3. Membentuk sel-sel tubuh
    Protein di dalam telur bermanfaat untuk pembentukan sel yang ada di dalam tubuh. Hal ini sangat penting bagi orang yang sedang menjalani proses pembentukan tubuh.
  4. Mengurangi risiko anemia
    Zat besi adalah komponen penting dari sel darah merah yang dapat membawa oksigen ke semua sel di dalam tubuh. Telur puyuh nyatanya mengandung zat besi yang amat berlimpah. Oleh karena itu, mengonsumsi telur puyuh dapat meningkatkan sistem peredaran darah, menjaga tekanan darah, dan mengatur hipertensi.
  5. Meningkatkan metabolisme tubuh
    Telur puyuh mengandung vitamin B yang dapat meningkatkan aktivitas metabolisme di dalam tubuh. Hal ini membuat telur puyuh memiliki fungsi meningkatkan hormon tubuh dan meningkatkan enzimatik yang ada di dalam tubuh seseorang.

Reporter: Shafira Annisa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Menjadi Pusat Energi Bersih Nasional

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Transisi menuju energi bersih menjadi salah satu agenda strategis yang tengahdihadapi banyak negara, termasuk Indonesia. Di tengah meningkatnya kebutuhanenergi dan tuntutan pengurangan emisi karbon, diperlukan pendekatan yang tidakhanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakatsecara luas.Dalam hal ini, desa memiliki posisi yang semakin penting. Selain menjadi pusataktivitas ekonomi berbasis sumber daya alam, desa juga menyimpan potensi besaruntuk mengembangkan energi terbarukan yang dapat mendukung kemandirianenergi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan menilai bahwa Koperasi Desa Merah Putih memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak pengembangan energi bersihdi tingkat lokal. Menurutnya, koperasi dapat berperan tidak hanya sebagai lembagaekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai institusi yang mengelola potensi energiterbarukan di wilayah pedesaan. Ia menjelaskan bahwa banyak desa memilikisumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi bersih, mulai daritenaga surya, biomassa, hingga potensi energi lainnya yang selama ini belumdikelola secara optimal. Dengan kelembagaan koperasi yang kuat, pemanfaatansumber daya tersebut dapat dilakukan secara lebih terorganisasi dan berkelanjutan.Di samping itu, model koperasi memungkinkan masyarakat menjadi pelaku utamadalam proses produksi energi. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang dihasilkantidak hanya dinikmati oleh investor atau perusahaan besar, tetapi juga langsungdirasakan oleh warga desa. Selain memberikan manfaat ekonomi, pengembanganenergi bersih berbasis koperasi juga dapat membantu mengurangi ketergantunganterhadap energi fosil. Ketika desa mampu memenuhi sebagian kebutuhan energinyasecara mandiri, ketahanan energi nasional akan semakin kuat.Potensi tersebut semakin relevan mengingat Indonesia memiliki ribuan desa yang tersebar di berbagai wilayah dengan karakteristik sumber daya yang berbeda-beda. Jika potensi ini mampu dimobilisasi secara sistematis, dampaknya terhadappembangunan nasional akan sangat signifikan. Pengamat sosial dan pemerhati isuglobal, Paulus Lubis menilai bahwa transformasi Koperasi Desa Merah Putih dapatmenjadi instrumen penting dalam memperkuat kedaulatan energi Indonesia. Menurutnya, pengembangan energi berbasis masyarakat akan menciptakan sistemyang lebih tangguh dan tidak terlalu bergantung pada pasokan energi terpusat.Ia memandang bahwa konsep kedaulatan energi tidak hanya berbicara tentangketersediaan pasokan, tetapi juga mengenai kemampuan masyarakat untukmengelola sumber energinya sendiri. Dalam kerangka tersebut, koperasi menjadiwadah yang tepat untuk mengonsolidasikan partisipasi warga sekaligus memastikanmanfaat ekonomi dapat dinikmati secara merata. Menurut Paulus, keberhasilantransisi energi sangat bergantung pada kemampuan pemerintah membangunekosistem yang mendukung partisipasi masyarakat. Dukungan regulasi, aksespembiayaan, dan pendampingan teknis menjadi faktor penting agar koperasi mampumenjalankan peran tersebut secara optimal.Ia juga menekankan bahwa energi bersih dapat menjadi sumber pertumbuhanekonomi baru bagi desa. Selain memenuhi kebutuhan listrik lokal, energi terbarukanberpotensi menciptakan lapangan kerja dan mendorong lahirnya berbagai aktivitasekonomi produktif. Meski demikian, pengembangan energi bersih berbasis koperasimemerlukan dukungan nyata dari berbagai pihak. Dalam konteks itulah peranpemerintah menjadi sangat penting sebagai fasilitator sekaligus akseleratortransformasi energi di tingkat desa. Kebijakan yang tepat akan membantumempercepat proses adopsi energi terbarukan oleh masyarakat.Kementerian Koperasi telah memberikan contoh konkret melalui kerja sama denganpihak swasta untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya bagi Koperasi Desa...
- Advertisement -

Baca berita yang ini