Tajir Banget! Kim Kardashian Beri Hadiah Natal Jaket Rp 25 Miliar ke Anaknya

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL - Pasangan Kanye West dan Kim Kardashian sudah lama dikenal suka menghambur-hamburkan uang. Seperti pada momen Natal ini, pasangan tersebut memberi hadiah ke anak sulungnya, North West, sebuah jaket dengan harga 1,8 juta dolar AS atau Rp 25 miliar.

Jaket itu diketahui pernah dipakai Raja Pop Michael Jackson saat menghadiri ulang tahun Elizabeth Taylor pada 1997 lalu.

“Kanye dan aku memberikan North jaket. Ini adalah jaket yang pernah dipakai Michael Jackson saat bersama Elizabeth Taylor,” kata Kim dalam unggahannya di Instagram, Rabu 25 Desember 2019.

Selain itu Kim juga mengatakan jika North adalah fans dari Michael Jackson, karenanya ia sangat senang dengan pemberian kedua orang tuanya itu di momen Natal tahun ini.

Kim pun mengatakan jika Kanye mendapatkan jaket tersebut dari sebuah lelang, namun tak menyebutkan harganya.

Jaket tersebut benar pernah masuk dalam bursa lelang pada 2011 lalu dan dihargai 1,8 juta dolar atau senilai Rp 25 miliar.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini