Sutradara Akui Tengah Garap Sekuel Film “Scoob!”

Baca Juga

MATA INDONESIA, NEW YORK – Kesuksesan film “Scoob!” yang rilis pada Mei 2020 membuat sang sutradara, Tony Cerveno berencana untuk menggarap sekuel film “Scoob 2”.

Film “Scoob” mengisahkan tentang petualangan empat orang sahabat, yakni Shaggy, Velma, Daphne, dan Freddie dan seekor anjing bernama Scooby Doo dalam perburuan hantu.

Film ini seharusnya tayang di bioskop. Akan tetapi, karena pandemi virus corona, distributor film “Scoob!” akhirnya ditayangkan secara online melalui platform menonton daring.

Meski demikian, film “Scoob!” sukses bertengger di urutan teratas selama tiga pekan sebagai film yang paling banyak dirental di Amerika Serikat (AS).

“Sebenarnya kami saat ini tengah membuat kelanjutan dari ‘Scoob’! Belum secara resmi diumumkan memang, tetapi kami sangat bersemangat untuk ini. Seluruh tim kreatif yang terlibat dalam pembuatan film pertama pun siap untuk kembali membuat cerita yang baru,” ucap Tony seperti dilansir CBR, Minggu, 20 Juni 2021.

Kehadiran sekuel film “Scoob!”, kata Tonny, diharapkan dapat kembali menghidupkan Hanna-Barbera Cinematic Universe. Adapun sejumlah bintang yang akan ambil bagian di film sekuel ini di antaranya, Frank Welker, Zac Efron, Gina Rodriguez, Will Forter, Amanda Seyfried, Tracy Morgan, Ken Jeong, Kiersey Clemons, Mark Wahlberg, serta Jason Isaacs.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Cepat Pemerintah Jaga Stabilitas Kelistrikan di Sumatera

Oleh: Kinara Pratiwi )*Respons cepat pemerintah dalam menangani gangguan sistem kelistrikandi Sumatera menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitaspasokan energi nasional. Gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang berdampak pada sejumlahwilayah di Pulau Sumatera langsung direspons melalui koordinasi lintassektor antara pemerintah, PT PLN (Persero), dan berbagai pemangkukepentingan. Langkah cepat PT PLN menjadi bukti bahwa pemerintah menempatkankeandalan pasokan listrik sebagai prioritas strategis demi memastikanaktivitas masyarakat dan roda perekonomian tetap terjaga.Sejak gangguan terdeteksi, pemerintah bergerak sigap denganmemastikan proses pemulihan dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. PT PLN sebagai operator utama sistem kelistrikan nasional langsungmengerahkan personel teknis untuk melakukan asesmen menyeluruh, memulihkan jaringan transmisi, mengaktifkan gardu induk, sertamenyalakan kembali pembangkit secara bertahap. Upaya inimenunjukkan kesiapan sistem respons nasional dalam menghadapigangguan berskala besar.Direktur Utama, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maafkepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskanbahwa sejak awal kejadian seluruh personel PLN langsung bergerakmelakukan pemulihan sistem secara simultan di berbagai titik terdampak. Menurutnya, indikasi awal menunjukkan gangguan berasal dari sistemtransmisi di jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai yang dipengaruhi kondisicuaca, kemudian memicu efek berantai pada sistem kelistrikan Sumatera.Penjelasan Darmawan tersebut menunjukkan bahwa penanganandilakukan secara berbasis data dan analisis teknis yang akurat. Pemerintah melalui koordinasi intensif dengan PLN memastikan bahwasetiap tahapan pemulihan tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapijuga mengedepankan keamanan sistem agar proses normalisasiberlangsung stabil dan tidak menimbulkan gangguan lanjutan.Hasil dari kerja cepat tersebut terlihat dari progres pemulihan yang berjalan signifikan. Dari total jutaan pelanggan yang terdampak, sebagianbesar telah kembali menikmati aliran listrik. Beban sistem yang berhasildipulihkan juga terus meningkat hingga mendekati kondisi normal. Seluruhgardu induk terdampak pun telah berhasil dioperasikan kembali. Capaianini menjadi indikator nyata bahwa sistem respons pemerintah berjalanefektif dan mampu meminimalkan dampak gangguan secara cepat.Keberhasilan menangani masalah listrik ini tidak lepas dari mobilisasisumber daya yang terencana. Ratusan personel diterjunkan ke lapangandan bekerja tanpa henti di sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Jambi, Sumatra Barat,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini