Subhanallah. Ini Sederet Masjid Terunik di Dunia

Baca Juga
MATA INDONESIA, JAKARTA – Jelang tahun baru Islam, gak ada salahnya buat kamu tahu destinasi-destinasi wisata yang Islami. Coba sesekali kamu intip tempat wisata yang bisa sekalian nambah keimanan.
Salah satunya berkunjung ke masjid-masjid yang ada di dunia. Eits, tapi ini bukan masjid biasa.
Masjid-masjid ini bisa dibilang menjadi masjid yabg plaing unik di dunia. Terutama dari segi arsitekturnya. Dijamin, bangunan masjid tersebut akan membuat terpana karena belum pernah lihat sebelumnya. Yuk simak!
1. Masjid Kapsarc – Arab Saudi
Masid Kapsarc (archdaily)
Jika kamu berkesempatan traveling ke Arab Saudi, boleh banget untuk kamu kunjungi masjid Kapsarc. Masjid Kapsarc bisa kamu jumpai di halaman yang sejajar dengan Mekkah dan Ka’bah.
Dibangun di tanah yang luas, masjid ini memiliki desain bangunan yang unik dan aesthetic. Bangunan kaca yang tinggi dan indah bikin kamu tak bisa berhenti memandangnya. Gak sampai disitu, ruang shalat di masjid ini pun gak kalah unik. Tempatnya dirancang dengan bentuk kubus yang dilapisi kulit.
Pada malam hari, bangunan masjid Kapsarc ini akan semakin indah ketika kaca-kaca dari bangunan masjid memantulkan cahaya-cahaya dari bangunan lain.
2. Masjid Cologne Central – Jerman
Masjid Cologne (wikipedia)
Masjid Cologne Central merupakan masjid terbesar di Jerman. Masjid ini masuk dalam daftar masjid terbesar di Eropa yang mampu menampung hingga 4000 jamaah.
Tak cuma soal daya tampung, masjid Cologne Central juga memiliki desain bangunan yang unik dimana masjid ini mengambil gaya arsitektur non-Ottoman dengan dinding kaca dan dua menara besar.
Gak cuma itu, daya tarik masjid Cologne Central semakin memikat karena terdapat kubah besar yang cantik dipandang.
3. Masjid East Park – Bahrain
Masjid East Park (pinterest)
Lokasi masjid East Park berada di teluk Bahrain di dekat pantai utara Manama. Masjid ini memiliki desain yang unik karena dibangun dengan cangkang beton yang dibuat secara internal dan eksternal dengan dengan batu alam.
Tak hanya itu, terdapat kaca di lantai masjid East Park yang bisa memantulkan cahaya.
Jika dilihat, bangunan masjid ini sangat berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya. Bentuknya yang unik seperti kubus tentu menambah daya tarik wisatawan untuk mampir ke masjid ini.
4. Masjid Rijeka – Kroasia
Masjid Rijeka (laduni.id)
Ketika kamu mampir ke masjid ini, kamu jangan berpikir jika kamu berada di Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah ya. Bangunannya memang mirip. Namun ini adalah sebuah masjid Rijeka yang berlokaso di Kroasia.
Masjid Rijeka dibangun dengan arsitektur modern dengan gaya yang artistisik. Bangunannya yang unik membuatnya tak terlihat seperti masjid.
Kemudian, di dalam masjid tersebut terdapat sejumlah patung-patung dengan ukuran yang besar. Selain difungsikan sebagai untuk kegiatan Islami, masjid Rijeka juga digunakan untuk pusat wisata.
5. Masjid Permata Qalbu – Indonesia
Masjid Permata Qolbu (arsitag.com)
Terakhir, masjid dengan bangunan unik ada dari Indonesia. Masjid Permata Qalbu terletak di Jalan Permata Meditarania Raya, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.
Tak kalah dengan masjid-masjid unik lainnya, bangunan masjid Permata Qalbu sangat menarik. Ia dibangun dengan desain kontemporer simetri yang bernuansa putih.
Gak cuma itu, jika kamu melihat ke atas masjid, kamu akan melihat bangunan masjid yang dituliskan lafaz Allah dalam Bahasa Arab.
Masjid Permata Qalbu memiliki banyak kegiatan yang aktif dilakukan, mulai dari ibadah wajib, kajian rutin, hingga mengaji bersama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Upaya Bersama Diperlukan untuk Jaga Situasi Kondusif Saat Idul Fitri

Oleh: Hafidz Ramadhan Pratama Perayaan Hari Raya Idul Fitri yang selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, dinamika sosial, serta potensi kerawanan keamanan, kebutuhan akan sinergi lintas sektor menjadisemakin mendesak untuk diwujudkan secara konkret. Stabilitas keamanan dan ketertibanmasyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan jugamemerlukan dukungan aktif dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga peran strategismedia sebagai penyampai informasi yang membentuk persepsi publik. Dalam konteks ini, menjaga suasana kondusif bukan sekadar upaya teknis, tetapi juga merupakan bagian darikomitmen kolektif dalam merawat persatuan di tengah keberagaman. Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasiantara kepolisian dan media melalui momentum buka puasa bersama insan pers yang tergabungdalam Pokja Polda Jatim. Kegiatan yang turut dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce serta jajaran pejabat utama tersebut menjadi simbol bahwa komunikasi yang terbuka dansinergitas yang solid merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya saatada agenda nasional dan Idul Fitri. Dalam pandangannya, insan pers memiliki posisi strategissebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepadamasyarakat, sehingga mampu mencegah berkembangnya informasi yang menyesatkan. Irjen Nanang Avianto juga melihat bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampaiinformasi semata, tetapi juga berperan sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial yang berkembang. Dalam situasi yang rawan terhadap provokasi dan penyebaran informasi yang tidakterverifikasi, media diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang edukatif sertamembangun opini publik yang konstruktif. Dengan demikian, masyarakat tidak mudahterpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu keresahan atau konflik. Ia menekankan bahwaketerbukaan informasi publik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkantransparansi dan akuntabilitas, yang pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap institusi negara. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Wakil Gubernur Abdullah Vanath turutmengingatkan pentingnya menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antarumat beragama, terutama karena perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi berlangsung dalam waktu yang berdekatan. Abdullah Vanath menilai bahwa masyarakat Maluku memiliki pengalaman panjangdalam menjaga kebersamaan, sehingga diharapkan mampu mempertahankan kondisi yang amandan damai. Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini telah menunjukkan kedewasaan dalamkehidupan sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecahbelah persatuan. Abdullah Vanath juga mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran agar konflik serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, tidak ada alasan bagi masyarakat untukkembali pada situasi yang pernah menimbulkan perpecahan. Justru, momentum perayaankeagamaan harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan saling menghormati. Dalam konteks ini, toleransi bukan hanya menjadi konsep normatif, tetapi harus diwujudkandalam sikap nyata, seperti menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama. Langkah konkret juga ditunjukkan melalui koordinasi yang dilakukan Pemerintah ProvinsiMaluku dengan forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, serta aparat keamanan. Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini, sehingga perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Pendekatankolaboratif ini menunjukkan bahwa stabilitas tidak dapat dicapai secara parsial, melainkanmelalui kerja sama yang terintegrasi. Hal senada juga disampaikan Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Edy Murbowo S.I.K. M.Si. yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan danketertiban wilayah saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam keterangannya, Irjen Edy Murbowo menekankan pentingnya menjagakebersamaan dan memperkuat nilai-nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam menciptakanstabilitas keamanan. Ia menilai bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hiduprukun, melainkan kekuatan yang dapat memperkokoh persatuan. Irjen Edy Murbowo juga melihat bahwa momentum perayaan dua hari besar keagamaan yang berdekatan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Iamengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing agar tetapaman dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan dengan tertib dan penuhkedamaian. Seruan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tanggungjawab aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah telah menunjukkan berbagai capaian signifikan dalammenjaga stabilitas nasional, mulai dari keberhasilan mengendalikan inflasi terutama saat haribesar keagamaan, peningkatan efektivitas pengamanan arus mudik melalui koordinasi lintasinstansi, hingga penguatan layanan publik berbasis digital yang semakin memudahkanmasyarakat dalam mengakses informasi dan layanan. Selain itu, upaya memperkuat moderasiberagama serta pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan juga berkontribusi dalammenciptakan suasana yang lebih kondusif di berbagai daerah, sehingga kepercayaan publikterhadap pemerintah terus meningkat. Dengan melihat berbagai upaya yang telah dilakukan oleh aparat keamanan, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa menjaga situasi kondusif saat Idul Fitrimembutuhkan komitmen bersama yang berkelanjutan. Sinergi antara media, pemerintah, danmasyarakat harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menjaga persatuan, meningkatkantoleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, sehinggamomentum Idul Fitri benar-benar menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuatharmoni sosial di Indonesia. *) Peneliti Keamanan Dalam Negeri dan Komunikasi Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini