Studio Rekaman Legendaris Led Zeppelin dan Black Sabbath Bakal Dilelang, Berminat?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Studio rekaman Monnow Valley yang pernah digunakan band legendaris Led Zeppelin dan Black Sabbath rencananya bakal dilelang.

Ruang tersebut bukan saja menelurkan sejarah musik dunia, studio rekaman tersbut juga menjadi saksi terciptanya karya musik dari band besar lain, seperti Oasis dan Manic Street Preachers.

Dilansir NME, Kamis 19 Desember 2019, studio rekaman Monnow Valley yang berada di Monmouthshire, Wales, awalnya digunakan sebagai ruang latihan untuk studio Rockfield yang berada tak jauh dari lokasi di mana Queen pernah merekam “Bohemian Rhapsody” pada tahun 1975.

Rockfield Studio sendiri didirikan pada awal tahun 1960an oleh dua bersaudara Charles dan Kingsley Ward setelah mereka mengubah lahan pertanian mereka.

Monnow Valley awalnya digunakan sebagai fasilitas latihan untuk Rockfield tetapi menjadi studio independen ketika Charles memutuskan untuk membuka cabang sendiri di awal tahun 1980an.

Studio itu kemudian terpecah, dengan Monnow beroperasi secara independen sejak itu. Selain itu, studio ini juga pernah masuk dalam sampul depan untuk debut lagu band Oasis berjudul “Supersonic” (1994).

Dalam foto itu band asal Manchester berpose saat melakukan rekaman di salah satu ruang studio. Bahkan piano dalam gambar sampul tersebut kemudian terjual seharga 13.000 poundsterling di acara lelang.

Studio Monnow Valley telah beberapa kali berganti nama kepemilikan selama bertahun-tahun tetapi tetap berfungsi sebagai tempat rekaman dan latihan.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini