Sosok Jesse Choi, Pria Korea yang Diduga Merupakan Suami Maudy Ayunda

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nama Jesse Choi kini tengah menjadi buah bibir yang hangat dibahas warganet.

Pasalnya, Jesse Choi diduga suami dari aktris Indonesia yang berbakat yakni Maudy Ayunda.

Rumor tersebut mulai beredar setelah Maudy Ayunda mengunggah foto mengenakan gaun pengantin pada media sosial Instagramnya pada tanggal 22 Mei 2022. Lalu, siapa sih Jesse Choi?

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Maudy Ayunda (@maudyayunda)

Jesse Choi merupakan pria kelahiran Korea yang pernah menetap di Amerika, dan kini menetap di Indonesia.

Sama seperti Maudy Ayunda, Jesse juga menempuh dan menyelesaikan pendidikan S2 di Stanford University.

Sebelumnya, Ia juga menempuh pendidikan S1 di Columbia University pada tahun 2009-2013.

Dirinya pernah bekerja di Bain & Company, Thumbtack, Bain Capital, Playground Global, PAYFAZZ, dan The 21 Fund.

Kini ia bekerja di AC Ventures, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan investasi di Indonesia.

Diketahui, Pria kebangsaan Korea tersebut bertemu Maudy Ayunda saat menempuh pendidikan di Stanford University.

Dirinya menceritakan bagaimana ia bertemu dengan Maudy Ayunda di Graduste School of Business (GSB), dalam blog-nya di medium.com

Jesse juga mengatakan bahwa Maudy Ayunda merupakan gadis luar biasa yang sangat cinta kepada negaranya yaitu Indonesia, dan Maudy Ayunda menjadi salah satu alasan mengapa dirinya kini menetap di Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini