Sering Beli BBM di Pinggir Jalan? Ini Cara Bedakan Bensin Asli atau Oplosan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Tak sedikit orang membeli bensin eceran di pinggir jalan di saat kehabisan bahan bakar. Hal ini dilakukan dengan alasan karena daerah sekitar jarang ada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Namun, jangan asal beli, Anda perlu lebih teliti lagi, karena banyak bensin yang di jual itu sudah tidak murni tapi dicampur dengan bahan lain atau oplosan. Lalu, bagaimana cara membedakan bensin asli atau oplosan?

Melansir laman resmi Federal Oil, cara membedakan bensin asli atau oplosan pertama bisa dilihat dari warnanya. Bensin oplosan biasanya warnanya tidak pekat dan cenderung lebih bening karena ada campuran-campuran zat lain didalamnya

Cara kedua, tes celupkan jari kalian kedalam bensin. Tidak usah terlalu dalam, cukup satu ruas jari saja, setelah itu, diamkan sekitar satu menit, apakah bensin tersebut menguap dengan cepat ataukah masih ada sisa yang menempel di jari.

Kalau masih ada sisa yang menempel di permukaan jari kalian, dapat dipastikan itu adalah bensin oplosan.

Cara terakhir, tapi butuh media koran bekas untuk menggunakannya. Cukup celupkan koran bekas kedalam bensin yang terindikasi dioplos oleh penjualnya, nantinya jika koran tersebut luntur maka dapat dipastikan itu juga bensin oplosan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pelayanan Haji 2026 Mendapat Banyak Apresiasi

*) Oleh : Deva BarunaPelaksanaan ibadah haji tahun 2026 mendapat banyak apresiasi dari para jemaahIndonesia maupun berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraannya. Berbagaipembenahan layanan yang dilakukan sejak awal keberangkatan hingga kepulangandinilai memberikan kenyamanan yang lebih baik. Tidak sedikit jemaah yang mengakumerasa lebih tenang karena sistem pelayanan yang semakin tertata dan responsif. Mulai dari proses pemberangkatan di embarkasi, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga layanan kesehatan dan konsumsi, semuanya berjalan dengan lebih baikdibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Situasi ini menjadi gambaran bahwa upayapeningkatan kualitas pelayanan haji terus menunjukkan hasil positif.Salah satu aspek yang paling banyak mendapat perhatian adalah peningkatanpelayanan transportasi dan akomodasi. Jemaah merasakan kemudahan saatperpindahan dari satu lokasi ibadah ke lokasi lainnya karena koordinasi petugas dinilailebih sigap dan terorganisasi. Bus antarjemput yang tersedia lebih teratur sehinggamampu mengurangi kepadatan dan antrean panjang, terutama saat puncakpelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Selain itu, fasilitas penginapanjuga dianggap semakin nyaman dengan kebersihan yang lebih terjaga serta jarak hotel yang relatif dekat dengan pusat kegiatan ibadah. Kondisi ini membuat jemaah, khususnya lanjut usia, merasa lebih terbantu dalam menjalankan rangkaian ibadah haji...
- Advertisement -

Baca berita yang ini