Seo Ye Ji Kembali Dapat Peranan Orang Kaya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tampil di drama berjudul “It’s Okay To Not Be Okay”, nama Seo Ye Ji kian melejit. Memerankan sosok Go Moon Young, seorang penulis anak popular yang memiliki trauma di masa kecilnya, akting Seo Ye Ji patut diacungi jempol

Para penonton pun dibuat takjub dengan karakter Go Moon Young yang unik. Go Moon Young digambarkan sebagai sosok yang penuh rasa percaya diri, independen, pantang menyerah, dan tentu saja fashionable.

Ya, Seo Ye Ji tampil sangat modis dan memukau saat memerankan tokoh Go Moon Young. Para penonton dibuat terkesima dengan fashion item yang membalut tubuh aktris cantik berusia 30 tahun itu.

Melasir Soompi, Jumat, 23 Oktober 2020, Seo Ye Ji saat ini tengah menggarap proyek baru. Seorang perwakilan industry mengabarkan bahwa Seo Ye Ji akan membintangi drama OCN terbaru berjudul “Island”.

“Seo Ye Ji menerima tawaran untuk membintangi ‘Star’ dan sedang meninjau tawaran tersebut,” kata agensi Seo Ye Ji, Gold Medalist perihal kabar tersebut.

“Island” merupakan drama mengenai rahasia di Pulau Jeju dan Goblin yang bertujuan untuk menghancurkan manusia. Seo Ye Ji kabarnya ditawari peran Won Mi Ho, seorang putri dari keluarga kaya raya yang menjadi sasaran para Goblin. Penasaran dengan akting Seo Ye Ji? Tunggu ya, karena drama ini akan tayang perdana pada paruh pertama tahun 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini