Semarak Pilkada 2020, Twitter Berikan Emoji Kotak Suara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sosial media Twitter menjadi salah satu yang mendukung Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020. Twitter Indonesia mengajak masyarakat untuk memilih di momen ini dengan mengeluarkan sesuatu yang unik, yaitu emoji.

Bukan emoji biasa, Twitter menampilkan emot icon bergambar kotak suara berwarna merah dan putih. Twitter mengatakan emoji kotak suara itu untuk mendorong interaksi warganet di Twitter.

Emoji kotak suara Pilkada 2020 ini dapat digunakan mulai hari ini, 9 Desember 2020 hingga 16 Desember 2020. Meski begitu, cara menggunakan emoji ini bukan melalui pencarian di keyboard ya!

Cara menemukan emoji kotak suara di Twitter (tangkapan layar/minews.id)

Emoji itu dapat digunakan apabila kamu menuliskan tagar #Pilkada2020, #PilkadaSerentak2020, dan #Pilkada2020Serentak. Nantinya, emoji kotak suara itu akan keluar dengan sendirinya setelah kamu menuliskan tagar tersebut.

Perlu diingat, emoji kotak suara itu tak akan muncul apabila kamu copy paste tagarnya. Kamu juga tak bisa menggunakan emoji itu apabila tidak menggunakan tanda pagar ya.

Hingga kini, cuitan bertagar Pilkada 2020 sudah lebih dari 2 ribu tweet. Bahkan, kini tagar tersebut sudah menduduki peringkat tiga trending topic di Twitter.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini