Seksi! Begini Penampilan Bella Hadid di Festival Cannes, Payudara Ditutupi Kalung Emas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Model Bella Hadid tampil memukau saat menghadiri acara festival film Cannes ke-74 di Paris, Prancis. Acara tersebut digelar pada Minggu 11 Juli 2021 waktu setempat.

Dalam acara itu, adik Gigi Hadid ini nampak memukau dengan penampilan seksinya di red carpet. Bella mengenakan gaun avant garde berwarna hitam sampai ke mata kaki.

Namun, tak sampai di situ, penampilan Hadid menyita perhatian publik dibagian dadanya. Nampak gaun itu terbuka dibagian payudara Hadid, dan ia menutupinya dengan kalung besar emas berbentuk paru-paru.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Just Jared (@justjared)

Gaun hitam itu merupakan bagian dari koleksi Schiaparelli Haute Couture Fall Winter 2021/22 rancangan Daniel Roseberry.

Gaun tersebut berbahan wol dan memiliki garis yang rendah di bagian dada. Gaun itu seolah sengaja dibuat agar cocok dengan kalung berbentuk paru-paru untuk menutupi bagian dada Hadid.

Alhasil, penampilan memukau Bella Hadid itu mengundang komentar netizen. Banyak dari mereka yang menganggap penampilan Hadid sangat keren dan unik.

“That’s cool,” kata akun kasey.doney.

“Cool, diffrent and unique,” tulis akun woroodrose.

Gimana menurut kamu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini