Rumah Disatroni Kawanan Perampok Saat Idul Adha, Begini Kondisi Keluarga Acha Septriasa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari aktris cantik Acha Septriasa. Keluarga pemain film ‘Heart’ itu menjadi korban perampokan.

Kejadian tersebut menimpa adik kandung Acha. Gara-gara peristiwa tersebut adik Acha kehilangan banyak harta benda berharga.

Peristiwa perampokan terjadi tepat di hari raya Idul Adha, Kala itu, sang adik, Juwita tengah berkunjung ke rumah mertuanya. Rumah Juwita yang berada di kawasan Tebet lantas disatroni sekawanan perampok.

Acha pun menceritakan kejadian yang dialami adiknya di Instagram.

“Saya hanya ingin share sesuatu yang menurut saya penting untuk di share karena menentukan keselamatan kita sebagai warga negara, masyarakat, di tengah pandemi yang segalanya semakin terlihat tidak pasti ini,” tulis Acha, dikutip Senin, 3 Agustus 2020.

“Resah! Itu yang saya Rasakan, ketika adik kandung saya, yang baru menempati rumah 1 bulan setelah mereka pindah dari rumah orang tua, melanjutkan hidup mereka dengan sedikit demi sedikit gaji yang mereka miliki, dari bekerja. Untuk berusaha hidup mandiri, sebagai pasangan suami istri, Harta benda di dalam kamar dan rumah mereka sendiri, harus dibawa Perampok, yang secara profesional masuk di siang hari melalui pintu pagar depan rumah di kawasan Tebet Barat, dekat Gelael,” katanya.

“Siang hari, waktu Juwita masuk ke kamar, barang- barang masih ada di tempatnya, akhirnya Juwita pergi keluar rumah tentunya dengan mengunci pintu gembok dan mengaktifkan kembali CCTV,” lanjut Acha.

Juwita dan suami lantas pulang dan mendapati kondisi pagar rumah sudah terbuka. “Meninggalkan bekas gembok yang terbuka, dan mereka tak berani masuk takut rampok masih ada. Suami (Juwita) akhirnya memutuskan untuk menelfon keluarga dan lalu masuk ke dalam rumah secara hati-hati,” jelasnya.

“TV sudah diringkus di ruang keluarga, berangkas habis dibawa. Padahal disimpan di tempat sangat amat rahasia. Brankas pun baru dibeli 1 bulan yang lalu, diambil langsung dari toko, tanpa jasa delivery,” ujar Acha.

“Kami kaget, patah hati, bersyukur karena nyawa kami tidak melayang. Namun rasa hati ini sakit, karena semua harta benda yang terdapat surat-surat di dalamnya dan tabungan mas kawin hilang dirampok orang yang mungkin telah mengamati rumah kami, beberapa hari ini,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

ABDUR RAHMAN, KABID PTKP BADKO HMI KALIMANTAN BARAT MENOLAK TAPERA, SEBAB MEMBERIKAN BEBAN TAMBAHAN KEPADA PEKERJA

Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang disahkan melalui Peraturan Pemerintah No. 21/2024 sebagai pengganti PP No.25/2020 oleh Presiden RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini