Ronaldo Ingin Jadi Aktor Hollywood Setelah Pensiun dari Sepak Bola

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL - Usianya sudah tak lagi muda, Cristiano Ronaldo telah menyiapkan rencana-rencananya di masa depan, kala ia harus pensiun sebagai pesepak bola nantinya.

CR7 menyampaikan keinginannya menjadi aktor Hollywood setelah ia pensiun dari lapangan hijau. Rupanya, Ronaldo terinspirasi dari beberapa mantan pesepak bola yang bermain film di Hollywood, seperti David Beckham dan Vinnie Jones.

“Saya harus siapkan semuanya dengan baik. Bahasa Inggris juga harus baik agar penampilan maksimal. Terutama, jangan gugup,” ujar Ronaldo, seperti dikutip dari SkySports, Minggu 29 Desember 2019.

Dalam sepak bola, dirinya tidak akan gugup karena ia telah mempersiapkan diri untuk itu sepanjang hidup. Selama ini, Ronaldo juga telah menjadi bintang iklan beberapa produk shampoo maupun toko online. Sehingga wajahnya di layar TV sudah tak asing lagi.

Ronaldo, yang telah mencetak 10 gol dalam 14 pertandingan Serie A musim ini, akan kembali beraksi saat Juventus bertemu Cagliari pada 6 Januari. Namun, faktor usia memang membuat performa menurun dibandingkan dengan rivalnya Lionel Messi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini