Rambut Mulai Beruban? Jangan Khawatir, Ini Cara Menyiasatinya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rambut sudah mulai beruban bukanlah aib atau kekurangan yang harus ditutupi secepatnya dengan perwarna rambut berpigmen kuat.

Hal ini disebabkan karena adanya perubahan kadar melanin rambut. Namun orang Indonesia memiliki kadar melanin tinggi sehingga rambut bisa berwarna hitam legam. Ketika rambut berubah menjadi abu-abu kemudian putih artinya kadar melanin dalam helainya menurun hingga kemudian hilang

Umumnya, perubahan kadar melanin menurun seiring bertambahnya usia. Terutama jika sudah menjelang 40 tahun ke atas. Namun, uban bisa juga muncul lantaran ada faktor genetis sehingga bisa datang di awal atau di bawah usia 40 tahun.

Ada beberapa cara untuk menutupinya menurut laman Prevention, yaitu pertama dengan menghindari upaya untuk mengecat rambut. Cara ini bisa merusak kulit kepala karena zat-zat kimia dalam cat bisa menimbulkan reaksi alergi pada kulit dan mata.

Cat rambut juga dinilai tidak bisa menghentikan laju pertumbuhan uban, terlebih ketika rambut sudah ditutup dengan warna cokelat dan uban tumbuh kembali. Akibatnya, rambut harus dicat ulang.

Kedua, dengan cara membiarkan rambut putih tetap tumbuh hampir memenuhi hampir 60 persen total rambut. Hal ini bisa dilakukan jika ingin tampil apa adanya.

Ketiga, rambut yang sudah kekurangan melanin dan disertai dengan menurunnya pula produksi minyak membuat kondisi helai kering dan sulit diatur. Cara untuk menyiasati ini dengan menggunakan sampo khusus rambut putih atau uban.

Keempat, bisa dengan mengimbangi tanda penuaan dengan menata rambut yang modern. Hindari pemakaian pisau cukur untuk memangkas rambut karena pisau cukur bisa membuat ujung rambut yang kering jadi patah dan bersisik. Selain itu, memotong rambut dengan gunting bisa dilakukan rutin selama  beberapa bulan sekali.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini