Putuskan Comeback, Lagu Baru Adele Resmi Cetak Rekor

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Single terbaru Adele Easy On Me mencetak rekor di layanan streaming lagu Spotify dalam satu hari, usai dirilis Jumat 15 Oktober 2021 waktu Indonesia.

Adele terus menduduki puncak tangga lagu, jelang perilisan album keempatnya yang banyak dinanti kan oleh para penggemarnya, yaitu 30.

Spotify belum pasti merinci jumlah streaming yang dikumpulkan lagu tersebut, tetapi akun Twitter Chart Data mencatat bahwa “Easy on Me” dan “Butter” dari grup K-pop BTS menjadi dua lagu yang berhasil meraih 20 juta streaming dalam satu hari untuk sejarah Spotify.

Easy on Me dirilis pada Jumat tengah malam waktu Inggris atau sekitar pukul 6 pagi WIB. Selain di Spotify, lagu ini juga disambut positif di platform lain, seperti menduduki peringkat atas di iTunes Amerika Serikat dan hingga kini sudah lebih dari 47 juta views untuk video musik di YouTube.

Easy On Me adalah single pertama dari album 30, yang dirilis pada 19 November mendatang. Penyanyi peraih penghargaan Grammy ini belum merilis album dalam enam tahun belakangan.

Lagu-lagu tersebut mencakup pengalamannya saat menginjak usia 30 tahun, usia ketika dia mulai menulis album yang diiringi dengan perceraiannya dari Simon Konecki pada 2019, menurut laporan Variety.

Reporter : Firda Padila

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini