Perdana! WhatsApp Nongol di Status Pengguna, Ada Apa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pagi ini, aplikasi chatting WhatsApp sukses mengejutkan penggunanya. Aplikasi ini tiba-tiba muncul di bagian status dan menyapa para penggunanya.

Tak hanya itu, WhatsApp pun seolah menyampaikan beberapa hal yang belakangan ini ramai. Dalam status tersebut, WhatsApp menuliskan bahwa mereka tidak akan mengusik data privasi pengguna.

WhatsApp membuat status perdananya (whatsapp)

“Salah satu hal yang tidak baru (status) ialah komitmen kami dengan privasi kalian,” tulis WhatsApp di statusnya, Jumat 29 Januari 2021.

WhatsApp pun turut menegaskan bahwa mereka tak akan bisa membaca, atau mendengar percakapan privasi milik pengguna.

WhatsApp buat status perdananya (whatsapp)

“WhatsApp tak bisa membaca atau mendengar percakapan personal kalian,” tulisnya.

Di akhir status, WhatsApp menjelaskan bahwa update statusnya ini nantinya akan memberikan informasi dan update kepada para pengguna.

Sebelumnya, WhatsApp bikin heboh masyarakat lantaran isu soal keamanan data yang diragukan. Hal itu membuat banyak warganet kecewa.

Bahkan, sempat muncul tagar #UninstalWhatsApp dan trending di Twitter. Tak sedikit pula warganet yang memutuskan beralih dari WhatsApp ke aplikasi chatting lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini