Pelihara Kucing Bikin Wanita Sulit Hamil, Mitos atau Fakta?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kucing merupakan hewan peliharaan yang banyak digemari masyarakat. Wajah dan tingkah lakunya yang lucu banyak mencuri hati para pecintanya.

Namun, meski terbilang hewan peliharaan yang menggemaskan, tak sedikit rumor-rumor beredar tentang kucing. Salah satunya ialah kepercayaan bahwa kucing membuat wanita sulit hamil.

Mitos atau fakta?

Hal ini bermula karena kucing terkenal sebagai hewan pembawa parasit toksoplasmayang. Menurut masyarakat, hal ini bisa menyebabkan kesuburan wanita terganggu.

Toksoplasma adalah parasit yang memang bisa disebarkan melalui kucing. Namun, toksoplasma terdapat pada kotoran kucing dan bukan dari air liur atau bulunya.

Tokso pada kotoran kucing bisa menginfeksi manusia jika masuk melalui mulut. Itu artinya, kamu harus mencuci bersih tanganmu setelah membersihkan bak pasir atau kandang kucing peliharaanmu ya.

Sementara itu, dapat dikatakan bahwa tokso sebenarnya tak memengaruhi kesuburan wanita. Hanya saja, jika parasit tersebut menyerang wanita hamil, bisa menyebabkan keguguran atau bayi lahir cacat.

Nah, berbeda dengan laki-laki. Parasit tokso justru bisa menjadi masalah kesuburan pada pria. Meski demikian, dapat dikatakan memelihara atau bermain dengan kucing tidak berbahaya bagi kesuburan ya. Hanya saja, kamu harus ekstra hati-hati saat membersihkan kotorannya agar parasit itu tak masuk ke tubuh kamu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini