Mulan Jameela Kritik Soal Kompor Induksi, Ernest Prakasa: Tumben Bener

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Komika sekaligus aktor, dan sutradara Ernest Prakasa ikut menyoroti pemberitaan Mulan Jameela yang mengritisi gagasan peralihan penggunaan kompor gas ke kompor Induksi.

Ernest prakasa kemudian menanggapi kabar tentang Mulan melalui cuitan Twitter-nya dengan membalas salah satu akun berita online yang memuat berita Mulan.

“Tumben bener,” tulisnya pada laman media sosial Twitter.

Cuitannya pun langsung dipenuhi komentar netizen yang juga setuju dengan kritisi Mulan Jameela.

“Yang ini relate sama kegelisahan dia Koh hehehe,” tulis netizen.

“Mungkin maksud Ernest, tumben ada anggota DPR yg bisa ngomong bener, bukan spesifik ke Mulan nya, kali yaa….,” sahut netizen.

“Klw nyimak dari jauh2 hari emang Mulan ini berani kritik kebijakan yg tdk pro rakyat,” tambah netizen.

Nama Mulan Jameela belakangan terakhir menjadi perbincangan publik setelah meminta konversi kompor LPG dengan kompor induksi dikaji lebih dalam oleh pemerintah.

Anggota Komisi VII itu menyatakan kompor induksi belum tentu cocok digunakan di Indonesia. Menurut ibu tiga anak itu, kompor induksi tak cocok digunakan untuk memasak masakan lokal Indonesia.

Bahkan, Mulan mengaku di rumahnya sudah punya kompor listrik tapi masih juga menggunakan kompor gas.

Pasalnya, masakan Indonesia lebih cocok memasak pakai kompor gas karena berbeda dengan proses pembuatan serta durasi waktu dengan makanan-makanan orang luar negeri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini